Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan dan Waktu Tepat untuk Melakukannya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bulan Ramadan telah tiba, ini adalah saat yang tepat untuk menghafalkan doa niat puasa ramadan. Bagi umat muslim puasa di bulan yang suci ini merupakan salah satu ibadah wajib yang penting serta istimewa dalam Islam.

Ibadah puasa di bulan Ramadan juga diperintahkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Al-Quran, surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Keutamaan niat puasa

Niat puasa wajib dilafalkan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Para ulama menyebutkan bahwa niat puasa merupakan bagian dari rukun puasa. Dengan kata lain, sebuah ibadah dinilai tidak sah dan berpahal jika tidak disertai niat.

Keutamaan niat puasa juga disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan dari Umar ibn Al-Khatabb RA, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya semua perbuatan ibadah harus dengan niat, dan setiap orang tergantung kepada niatnya...," (HR. al-Bukhari).

Fungsi niat adalah untuk membedakan antara satu ibadah dengan ibadah yang lain. Di samping itu, niat juga berfungsi untuk membedakan tujuan seseorang dalam ibadah, apakah ibadah tersebut karena mengharapkan ridha Allah atau mengharap pujian manusia semata.

Bacaan niat puasa ini wajib diucapkan meskipun di dalam hati. Sedangkan melafalkannya adalah sunah.

Kapan waktu yang tepat untuk membaca niat puasa?

Ilustrasi Kitab Suci Al Qur’an Credit: unsplash.com/Laily
Ilustrasi Kitab Suci Al Qur’an Credit: unsplash.com/Laily

Melansir dari Nu Online, niat puasa Ramadan harus dilaksanakan pada malam hari sampai menjelang fajar. Jika niat dibaca di luar waktu tersebut atau selepas fajar terbit, kecuali tanpa kesengajaan ibadah puasa dapat dianggap tidak sah.Maksud dari tanpa kesengajaan ialah bahwa hal ini tidak berlaku bagi mereka yang lupa atau tertidur sehingga tidak membaca niat puasa pada waktunya.

Dasar dari perintah membaca niat puasa pada waktu antara malam hingga menjelang terbit fajar ialah hadis yang memuat sabda Rasulullah SAW: "Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya," (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah).

Berikut bacaan niat puasa Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri Ramadani hadzihisanati lillahita'ala

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Penulis: Hilda Irach