Badai Pasir di Irak Sebabkan 1000 Orang Masuk Rumah Sakit

Merdeka.com - Merdeka.com - Lebih dari 1.000 orang di Irak harus dilarikan ke rumah sakit karena penyakit pernapasan akibat badai pasir yang sudah terjadi tujuh kali dalam sebulan terakhir.

Penduduk di 19 provinsi Irak, termasuk Baghdad dan wilayah barat Anbar mengalami badai debu yang memenuhi langit.

Laman Aljazeera melaporkan, Jumat (6/5), pemerintah di Anbar dan provinsi Kirkuk, sebelah utara Baghdad, meminta warga tetap di rumah, kata kantor berita INA.

Pejabat kesehatan Anas Qais mengatakan rumah sakit di Provinsi Anvar menampung lebih dari 700 pasien dengan masalah pernapasan.

Provinsi Salahuddin juga melaporkan lebih dari 300 kasus serupa sementara Provinsi Diwaniya dan Najaf di selatan Baghdad masing-masing melaporkan sekitar 100 kasus.

Irak termasuk negara yang rentan akibat perubahan iklim dan beberapa tahun terakhir ini mencatat rendahnya tingkat hujan dan suhu yang tinggi. Para ahli mengatakan faktor-faktor itu bisa menimbulkan bencana sosial dan ekonomi.

November lalu Bank Dunia memperingatkan Irak bisa kehilangan 20 persen sumber air pada 2050 akibat perubahan iklim.

Pada awal April, pejabat pemerintah mengatakan Irak bisa mengalami 272 hari penuh debu dalam setahun dalam beberapa dasawarsa mendatang. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel