Badai Tropis Cristobal Landa Louisiana di AS, Kini Bergerak ke Arkansas

Liputan6.com, Jakarta- Badai Tropis Cristobal terjadi di wilayah tenggara Louisiana, Amerika Serikat pada Minggu 7 Juni malam. Badai tersebut dilaporkan akan membawa kondisi berbahaya yang terus menyebar ke daratan di sepanjang bagian dari Pantai Teluk utara.

Peringatan gelombang badai dari National Hurricane Center diberikan untuk negara bagian Mississippi dan Louisiana, pada pukul 7 malam waktu setempat. Beberapa jalan raya di Louisiana, berdasarkan foto dan video yang ditunjukkan dalam Twitter, juga sudah tidak dapat dilewati karena banjir.

Hingga Senin (8/6/2020) pagi, pusat Cristobal diperkirakan akan bergerak ke pedalaman melintasi Louisiana tenggara, lalu ke utara ke Arkansas dan Missouri pada Senin sore hingga Selasa 9 Juni.

Ramalan cuaca mengatakan bahwa badai tersebut akan terjadi pada Minggu 7 Juni, sekitar pukul 5 sore waktu setempat dan akan meninggalkan jejaknya saat bergerak ke pedalaman di sepanjang pantai tenggara Louisiana.

National Hurricane Center di Miami memperingatkan bahwa "Kondisi diperkirakan akan terus memburuk hari ini." Selain itu, "Pusat Cristobal akan mendekati pantai utara Teluk Meksiko sore ini, kemudian bergerak ke pedalaman melintasi Louisiana pada Minggu malam hingga Senin pagi, dan ke utara melintasi Arkansas dan Missouri Senin sore hingga Selasa," demikian seperti dikutip dari USA TODAY.

Keadaan Darurat

Gambar satelit GOES-16 dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan Dorian, badai Kategori 1, melintasi AS dan Kepulauan Virgin Britania Raya. (NOAA via AP)

Gubernur John Bel Edwards di Louisiana menyatakan keadaan darurat. Dalam laman Twitter-nya, Gubernur John Bel Edwards menyatakan untuk "Terus waspada terhadap cuaca pada akhir pekan ini saat Badai Tropis Cristobal menuju Louisiana."

Hurricane Center mengatakan bahwa badai itu dapat memicu hujan lebat dari Texas Timur ke Florida pekan ini. Untuk seluruh bagian dari Gulf Coast pusat ke Lower Mississippi Valley, Cristobal diperkirakan akan menghasilkan akumulasi curah hujan total 4 hingga 8 inci, dan 12 inci hujan mungkin terjadi di daerah terpencil.

Pada bulan lalu, ramalan cuaca di National Oceanic and Atmospheric Administration memperkirakan bahwa sebanyak 19 badai akan terbentuk pada tahun ini dan sebanyak 10 badai akan menjadi topan. Hal ini dikatakan merupakan salah satu dari banyak ramalan yang memprediksi musim badai Atlantik yang ramai dan dimulai pada Senin.

National Weather Service mengatakan, badai itu telah menunjukkan dampaknya pada Sabtu Sore (6/6/2020) ketika tornado terjadi di dekat pusat kota Orlando. Dilaporkan tidak ada orang yang terluka dalam kejadian tersebut, tetapi terdapat pohon tumbang dan pemadaman listrik.

Saksikan Video Berikut Ini: