Bagaimana Jika Baru Mendaftar MyPertamina Saat Pembatasan Pertalite Mulai Berjalan?

Merdeka.com - Merdeka.com - Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan, pendaftaran program Subsidi Tepat Sasaran melalui MyPertamina tetap berlaku meskipun harga BBM subsidi jenis Pertalite maupun Solar mengalami penyesuaian harga. Pun, jika kebijakan pembatasan mulai berjalan.

"Kita tetap membuka pendaftarannya, kan bisa saja ada kendaraan baru, perubahan nomor mobil, dan lainnya," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting kepada Merdeka.com di Jakarta, Rabu (31/8).

Pertamina juga mengingatkan kepada masyarakat saat ini pendaftaran Program Subsidi Tepat masih terus dibuka. Pembelian Pertalite dan Solar Subsidi saat ini juga masih seperti biasa dan belum ada pembatasan. Ke depan, Program Subsidi Tepat Sasaran ini akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi yang ditentukan pemerintah.

Irto menyampaikan, kegiatan pendaftaran bisa dilakukan secara mandiri melalui website subsiditepat.mypertamina.id maupun melalui aplikasi MyPertamina. Selain itu, masyarakat juga bisa mendaftar di booth pendaftaran di SPBU/lokasi yang ditentukan.

Irto melanjutkan, masyarakat yang mendaftarkan kendaraannya pada Program Subsidi Tepat ini tidak hanya terbatas pada kota atau kabupaten yang memang secara resmi telah dibuka periode pendaftarannya, namun dari seluruh Provinsi di Indonesia. Melihat tingginya pendaftar dari seluruh wilayah, Pertamina Patra Niaga pada beberapa waktu lalu memang sudah memperluas wilayah pendaftaran hingga 50 Kota atau Kabupaten.

"Melihat dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga memang secara bertahap akan terus memperluas wilayah Program Subsidi Tepat. Perluasan ini tentu dibarengi dengan evaluasi, bagaimana kesiapan sistem serta kesiapan di lapangan dalam menentukan wilayah mana yang akan menjalankan Program Subsidi Tepat," terangnya.

Untuk memudahkan masyarakat dalam mendaftarkan kendaraannya, Pertamina Patra Niaga juga terus memastikan kesiapan di lapangan dalam bentuk booth pendaftaran langsung. Booth pendaftaran langsung ini untuk membantu dan mempermudah akses masyarakat untuk melakukan pendaftaran, datang langsung dan akan dibantu pengisian data serta dokumen pendukungnya.

"Jadi tak perlu khawatir, booth pendaftaran langsung akan tetap disediakan untuk mempermudah masyarakat yang tidak memiliki handphone atau akses internet. Bagi yang punya, bisa langsung ke website subsiditepat.mypertamina.id atau melalui menu Subsidi Tepat di Aplikasi MyPertamina. Tinggal isi dan upload dokumen yang diperlukan," tambah Irto.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Subsidi Tepat Sasaran di MyPertamina, masyarakat dapat mengecek sosial media resmi @ptpertaminapatraniaga, @mypertamina, serta dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Saat Pendaftaran MyPertamina

perlu disiapkan saat pendaftaran mypertamina
perlu disiapkan saat pendaftaran mypertamina.jpg

Sebelumnya, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan untuk pendaftaran MyPertamina.

Brasto menyampaikan, dokumen-dokumen yang diperlukan untuk kendaraan pribadi adalah foto KTP, foto diri, foto STNK tampak depan dan belakang (dalam satu dokumen), foto kendaraan tampak semua, dan foto kendaraan tampak nomor polisi. Sementara untuk kendaraan komersial barang, komersial umum, dan layanan umum memerlukan KIR sebagai dokumen tambahan.

"Untuk konsumen non kendaraan yang membeli dengan jeriken perlu menyiapkan foto KTP, foto diri, dan surat rekomendasi Instansi Pemerintah Daerah terkait," kata Brasto dalam pernyataannya, Jumat (8/7).

Namun jika mengalami kesulitan atau ingin bertanya lebih lanjut terkait proses pendaftaran tersebut, lanjut Brasto, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 maupun mendatangi 15 booth konsultasi yang terdapat di 2 kota lokasi wilayah pendafaran subsidi tepat tersebut.

"Kami saat ini menyediakan 7 booth di Kota Yogyakarta dan 8 booth di Solo," tutup Brasto. [bim]