Bagaimana Mencuci Tangan Pakai Sabun Bisa Bantu Lindungi Diri dari COVID-19?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Mencuci tangan menggunakan sabun masih menjadi salah satu cara pencegahan utama dari COVID-19, di samping menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengenakan masker.

Tidak hanya mencegah terkena virus corona, menjaga kebersihan dengan cuci tangan juga merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah terkena berbagai penyakit lainnya.

"Mencuci tangan selalu menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit," ujar kata Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional World Health Organization (WHO) wilayah Asia Tenggara.

"Kebersihan tangan perlu menjadi bagian integral dari rutinitas sehari-hari dan kehidupan kita, saat kita hidup melalui pandemi ini, dan seterusnya, untuk melindungi kita dari penyakit."

Dikutip dari laman WHO pada Kamis (24/6/2021), COVID-19 dapat menular di antara manusia baik secara langsung atau pun tidak. Penularan tidak langsung bisa melalui benda atau permukaan yang terkontaminasi.

Penularan tidak langsung lain juga dapat terjadi melalui sekresi mulut dan hidung. Sehingga, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir sangat penting untuk mencegah infeksi COVID-19.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Manfaat Mencuci Tangan dengan Sabun

Ilustrasi Cuci Tangan | unsplash.com
Ilustrasi Cuci Tangan | unsplash.com

Air saja memang bisa membilas kotoran. Namun, virus dan bakteri berukuran sangat kecil sehingga membutuhkan intervensi kimia dan mekanis untuk mengeluarkan partikel dari celah-celah di tangan kita.

Dikutip dari laman UNESCO, alasan ini menjawab pertanyaan mengapa sabun menjadi penting saat kita mencuci tangan.

UNESCO menjelaskan, saat menggosok tangan dengan sabun setidaknya 20 detik, molekul berbentuk runcing akan menembus segala jenis bakteri dan virus, yang melindungi diri mereka dengan membran lipid berminyak.

Seperti paku yang membuka ban, ujung molekul sabun dapat menusuk COVID-19, menjadikan virus menjadi kantung sel RNA yang kempis dan akhirnya pecah.

Meskipun alkohol juga memecah membran berminyak, mencuci dengan sabun memiliki manfaat tambahan menghilangkan virus dan bakteri dari kulit dengan lebih keras secara fisik. Ini karena sifat ganda molekul sabun.

Waktu Tepat Mencuci Tangan

ilustrasi cuci tangan/credit: @pixabay/ivabalk
ilustrasi cuci tangan/credit: @pixabay/ivabalk

WHO menyatakan, untuk menghentikan penyebaran COVID-19, praktik mencuci tangan secara berkala wajib dilakukan.

Beberapa waktu tepat untuk cuci tangan adalah: usai batuk atau bersin, saat merawat orang sakit, setelah memakai toilet, sebelum makan, serta saat menyiapkan makanan dan setelah menangani hewan atau kotorannya.

Waktu lain untuk mencuci tangan adalah: setelah menyentuh permukaan publik seperti gagang pintu atau pegangan, dan setelah pulang dari tempat umum, yang akan membuat diri sendiri dan orang lain tetap aman.

"Mempromosikan kebersihan tangan di semua tingkat perawatan kesehatan juga penting," kata Singh.

"Kebersihan tangan, tindakan yang sangat sederhana, diterima dengan baik sebagai salah satu cara utama untuk mengurangi infeksi terkait perawatan kesehatan dan meningkatkan keselamatan pasien."

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel