Bagaimana selanjutnya Trump? Golf, Twitter, dan mungkin mencalonkan lagi?

·Bacaan 4 menit

Washington (AFP) - Ketika berbagai jaringan televisi memproyeksikan dia kalah dalam upayanya terpilih kembali melawan Joe Biden, Presiden Donald Trump sedang bermain golf. Dia bakal segera memiliki waktu lebih banyak untuk menikmati kegiatan itu seandainya dia mau.

Tetapi seandainya ada satu hal yang konstan bagi Trump, maka itu adalah kecintaannya menjadi pusat perhatian dan hanya sedikit yang memperkirakan dia melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan para presiden setelah tidak lagi di Gedung Putih seperti menjauh dari sorotan, menulis memoar perenungan, dan sesekali acara amal.

Dia akan kehilangan kunci ke Gedung Putih tetapi tidak ke login dia di Twitter di mana Trump dan jari-jarinya yang gatal masih bisa memegang kendali kuat atas Partai Republiknya.

Beberapa sekutu sudah membahas kemungkinan Trump mencalonkan diri lagi pada 2024. Hanya satu presiden, Grover Cleveland, yang menjabat tidak berturut-turut, menang pada 1892 setelah kalah tipis dalam upaya terpilih kembali empat tahun sebelumnya.

Mantan kepala staf Gedung Putih Mick Mulvaney mengatakan bahwa Trump yang menolak untuk menyerah dan membuat klaim kecurangan besar-besaran yang tidak berdasar, "tidak menyukai kekalahan."

"Saya benar-benar berharap presiden tetap terlibat dalam politik dan benar-benar akan menempatkannya dalam daftar orang yang kemungkinan mencalonkan diri pada 2024," kata dia kepada sebuah lembaga think tank Irlandia.

"Dia orang berusia 74 tahun yang sangat enerjik."

Putri putri Trump telah menjelaskan bahwa mereka masih menuntut kesetiaan dari Partai Republik.

"Kurang totalnya aksi dari hampir semua 'calon GOP 2024' sungguh mengherankan," cuit Donald Trump Jr pada Kamis.

Dia menyebut nama Senator Lindsey Graham, mantan kritikus Trump yang beralih menjadi pendukung yang meluncurkan kampanye untuk terpilih kembali. Beberapa jam kemudian, Graham berada dalam acara favorit Trump di Fox News untuk menjanjikan uang untuk membiayai gugatan hukum sang presiden dan mengulangi tuduhan tidak berdasar tentang penyimpangan dalam pemilu.

Pengembang hotel dan selebritas televisi kelahiran New York yang menikah tiga kali itu tidak merahasiakan bahwa dia merindukan kenyamanan masa-masa sebelum Gedung Putih.

"Saya memiliki kehidupan yang menyenangkan. Saya memiliki kehidupan terhebat," kata Trump di Grand Rapids, Michigan, dalam rapat umum kampanye terakhirnya.

Produk utamanya untuk mendanai gaya hidup itu adalah namanya sendiri. Menurut mantan pengacaranya yang bermasalah Michael Cohen, pemilihan presiden 2016 itu sendiri dianggap sebagai "kesempatan branding" - sampai dia menang mengejutkan.

Trump telah membangun lagi sosok publiknya pada 2000-an sebagai pembawa acara serial realitas TV "Celebrity Apprentice" menyusul serangkaian kebangkrutan.

Sang presiden telah mengisyaratkan tentang upaya memulai merek "Trump TV" karena dia semakin mengeluhkan Fox News dengan menuduh saluran televisi yang turut membantu menaikkan dia itu sebagai tidak cukup sayap kanan.

Pemirsa, cuit dia, "saat ini ingin alternatif. Saya juga!"

Dan tidak ada yang bisa menyangkal bahwa Trump memang memiliki bakat mengoceh.

Dalam kampanyenya yang tak terhitung banyaknya, dia menyihir kerumunan besar dalam semacam perhatian yang mempesonakan yang loncat-loncat dari teori konspirasi sampai lelucon kencing hewan peliharaan, seperti kritik sangat bersemangatnya mengenai tekanan air yang lemah di keran kamar mandi.

Dan dia memiliki kendaraan siap pakai yang potensial untuk proyek tersebut dalam bentuk saluran-saluran kabel yang secara terbuka mendukung Trump, One America News dan NewsMax TV, yang merupakan jaringan-jaringan televisi kecil yang saat ini diambil alih oleh Trump yang bisa saja berubah menjadi raksasa.

Tidak kalah masuk akal adalah skenario di mana Trump terlibat dalam masalah hukum yang serius.

Para jaksa di New York sudah menyelidiki pembayaran uang diam-diam Trump kepada bintang porno, urusan bisnisnya yang menjelimet, dan praktik akuntansi yang misterius. Lalu ada tuduhan lama soal pemerkosaan dan serangan seksual lainnya.

Sebagai presiden, Trump umumnya terlindung dari tuntutan. Beberapa kalangan menduga dia mungkin kembali menantang norma biasa dengan berusaha mengeluarkan pengampunan pencegahan untuk dirinya sendiri.

Delapan rekan Trump, termasuk pria yang menjabat manajer kampanyenya, pengacara dan penasihat keamanan nasional, telah didakwa atau dipenjara karena kejahatan serius termasuk terkait hubungan kampanye pemilu 2016 dengan Rusia.

Atau, mungkin saja, Trump ingin menjauh dari itu semua.

Betapapun ini terdengara tidak masuk akalr, dia sudah menyampaikan sejumlah petunjuk.

Pada Juni di Gedung Putih, dia membicarakan soal melakukan perjalanan darat menggunakan RV (mobil rumah untuk berwista) bersama istrinya yang mantan model, Melania.

Kurang romantis tetapi sama tulusnya, dia sejenak menghentikan pidatonya selama rangkaian kampanye di Pennsylvania untuk mengagumi truk-truk RV yang diparkir.

"Truk-truk yang bagus," kata sang presiden. "Menurutmu saya boleh melompat masuk ke salah satu dari truk-truk itu dan mengendarainya? Saya ingin sekali melakukannya, hanya berkendara untuk keluar dari sini. Keluar begitu saja dari semua ini."


sct-sms/ft