Bagnaia Temukan Lagi Sensasi seperti di Jerez dan Misano

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Rider Pramac Racing Ducati ini sempat tercecer di urutan ke-19 dalam FP1 yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo dengan torehan waktu 1 menit 31,828 detik.

Namun Pecco mampu bangkit pada FP2 dengan torehan waktu lebih baik, 1 menit 30,742 detik. Dengan catatan tersebut, ia pun mengakhiri FP hari pertama di posisi ketiga.

Pembalap Italia ini berada di belakang Takaaki Nakagami (LCR Honda) dan rekan setimnya, Jack Miller, yang membukukan waktu tercepat pada sesi kemarin.

Pencapaian dalam FP hari pertama pun membuat optimisme Bagnaia muncul kembali. Ia meyakini akan mampu bersaing untuk meraih podium di Valencia nanti.

Francesco Bagnaia, Pramac Racing

Francesco Bagnaia, Pramac Racing<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Francesco Bagnaia, Pramac RacingGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

"Saya mampu melakukan pengereman dengan baik dan motor benar-benar stabil," pembalap yang akan membela tim pabrikan Ducati musim depan itu menambahkan.

Ketika ditanya apa kunci yang membuat Ducati mampu berprogres dibandingkan hasil pekan lalu, Bagnaia menyebut kondisi cuaca memainkan peranan penting.

"Minggu lalu (situasinya) sangat rumit karena turun hujan dan kondisinya pun berubah-ubah. Dua sesi yang benar-benar kering hanya saat warm-up dan balapan," tutur Pecco.

Hari Sabtu (14/11/2020) ini, ia akan fokus mencari set-up untuk menghadapi balapan pada Minggu (15/11/2020). Bagnaia ingin meraih posisi start terbaik saat kualifikasi.