Bagyo Wahyono Sindir Janji-janji Gibran: Mudah-mudahan Itu Nyata

Mohammad Arief Hidayat, Fajar Sodiq (Solo)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Suparjo alias Bajo, menyampaikan visi dan misi serta program masing-masing dalam debat kandidat yang dihelat di The Sunan Hotel Solo pada Jumat malam, 6 November 2020.

Keduanya memaparkan program masing-masing tentang banyak hal untuk pembangunan Solo, meliputi penanganan pandemi COVID-19, pelayanan publik, pemberantasan narkoba, penataan kota, perhatian untuk warga difabel, dan lain-lain.

Gibran menyampaikan janji-janjinya bahwa kalangan difabel dan kurang mampu merupakan warga yang terkategori terbawah dan harus diprioritaskan. Dia memperkenalkan program yang dia sebut wellness tourism alias pariwisata kesehatan.

Gibran mengungkapkan itu menanggapi keluhan seorang penyandang tuna netra, Didit, yang berprofesi sebagai penyanyi sekaligus menyambi tukang pijat. Orang-orang seperti Didit, kata Gibran, akan bisa diberdayakan dengan optimal melalui program wellness tourism yang terintegrasi dengan visi Solo sebagai kota destinasi wisata olahraga.

Bahkan, kata Gibran, para penyandang disabilitas yang memiliki keahlian atau keterampilan tertentu seperti Didit akan disertifikasi untuk mendukung peningkatan keterampilannya agar dapat berkompetisi dalam wellness tourism.

"Selai [sertifikasi] pemijatan, ada juga pengobatan alternatif. Sebab, pasca-pandemi [COVID-19] nanti diutamakan masalah kesehatan. Solo sebagai destinasi wisata olahraga, akan nyambung nanti dengan wellnes tourism," katanya.

Bagyo Wahyono tak berkomentar banyak tentang janji-janji Gibran. Dia mengaku sudah sering mendengar janji-janji kampanye untuk membedayakan warga penyandang disabilitas.

"Mudah-mudahan itu nyata. Doakan saja nanti betul-betul terlaksana. Saya akan menjadi saksi orang-orang yang seperti ini (para penyandang disabilitas)," katanya. (ren)

Baca: Gibran Bicara Big Data: Pak RT Tak Boleh Keliling ke Rumah Warga