Bahagianya Steven Gerrard Bisa Angkat Trofi Liga untuk Kali Pertama

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Glasgow - Steven Gerrard belum pernah sekalipun mengangkat trofi liga ketika masih aktif sebagai pesepak bola. Namun, Gerrard akhirnya berhasil merasakan titel juara liga ketika menjabat sebagai manajer Rangers.

Mantan gelandang Timnas Inggris itu membantu Rangers merengkuh gelar juara Liga Premier Skotlandia musim ini. Sebenarnya, The Gers sudah memastikan diri menjuarai Liga Skotlandia sejak beberapa pekan lalu.

Namun, penyerahan trofi juara baru dilakukan pada akhir pekan kemarin, sekaligus menandai rampungnya kompetisi musim 2020/2021.

Menariknya, Steven Gerrard berhasil membawa Rangers melewati 38 pertandingan tanpa kekalahan. Mereka merangkai 32 kemenangan dan enam hasil imbang untuk meraih 102 poin.

Keberhasilan tersebut terasa luar biasa. Sebelum Gerrard tiba, Rangers hampir selalu kalah dari Celtic dalam perebutan gelar juara Liga Skotlandia.

Bukan hanya itu, kerberhasilan Rangers ini juga menjawab rasa penasaran Gerrard. Ini pertama kali pria berusia 40 tahun tersebut merasakan trofi liga sepanjang kariernya sebagai pemain dan pelatih.

Dia tidak pernah menjuarai liga selama bertahun-tahun membela Liverpool. Meski begitu, Gerrard pantang menyerah dan terus mencoba.

Steven Gerrard datang membawa perubahan besar. Rangers terakhir kali juara pada musim 2010/11, lalu Celtic menyapu bersih gelar Liga Skotlandia dalam sembilan tahun beruntun, dan kini Rangers kembali juara untuk menghentikan dominasi itu.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Jawab Keraguan

Sebagai pemain, Steven Gerrard telah membela Liverpool selama 17 tahun. Ia pergi dari Anfield pada akhir musim 2014/2015. Karir bermainnya dilanjutkan di LA Galaxy hingga 2016. Lepas itu, ia menukangi Glasgow Rangers dan sukses mempersembahkan gelar di tahun ke-3. (AFP/Andrew Milligan)
Sebagai pemain, Steven Gerrard telah membela Liverpool selama 17 tahun. Ia pergi dari Anfield pada akhir musim 2014/2015. Karir bermainnya dilanjutkan di LA Galaxy hingga 2016. Lepas itu, ia menukangi Glasgow Rangers dan sukses mempersembahkan gelar di tahun ke-3. (AFP/Andrew Milligan)

Gelar tersebut juga menjadi cara Gerrard menjawab keraguan. Dia pernah diragukan dan dinilai akan gagal bersama Celtic, karena masih minim pengalaman. Kini terbukti semua itu keliru.

"Saya kira tidak banyak orang yang percaya bahwa saya adalah pilihan tepat. Saya bisa memahami orang-orang yang berkata saya masih pemula, bahwa saya kurang berpengalaman," buka Steven Gerrard di Sky Sports.

"Saya paham itu semua, tapi ketika Rangers datang, saya punya visi dan saya melihat peluang untuk mengembalikan Rangers ke posisi mereka seharusnya," lanjutnya.

Belum Berminat Latih Liverpool

Pada musim ketiganya, perlahan Steven Gerrard mulai menyatu dengan para pemain yang berdampak pada permainan ciamik pasukannya. Hingga pekan ke-32 musim ini, Glasgow Rangers tidak terkalahkan di Liga Utama Skotlandia. (AFP/Andy Buchanan)
Pada musim ketiganya, perlahan Steven Gerrard mulai menyatu dengan para pemain yang berdampak pada permainan ciamik pasukannya. Hingga pekan ke-32 musim ini, Glasgow Rangers tidak terkalahkan di Liga Utama Skotlandia. (AFP/Andy Buchanan)

Keberhasilan tersebut makin memanaskan gosip jika Steven Gerrard akan menjadi pengganti Jurgen Klopp di Liverpool. Meski begitu, saat ini Gerrard mengaku belum berniat pulang ke The Reds.

"Ketika saya masih anak-anak, saya hanya berpikir satu klub untuk selamanya. Saya berkembang di Liverpool, berkarier di Liverpool yang membuat saya sangat bangga," sambung Gerrard.

"Saya bahagia di sini [Rangers]. Memang saya harus membuag banyak pengorbanan di sisi keluarga, tetapi saya ingin lebih," tutupnya.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published: 16/05/2021)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel