Bahas Soal Kemungkinan Medina Zein Berdamai dengan Marissya Icha, Suami: Semua Bisa Terjadi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Medina Zein telah memenuhi panggilan pertama dari kepolisian terkait kasus dugaan pencemaran nama baik atas laporan selebgram Marissya Icha. Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 5 jam itu, Medina Zein dicecar 27 pertanyaan.

Usai menjalani pemeriksaan, Medina Zein menyempatkan diri untuk menemui para pewarta yang telah menunggunya.

Istri Lukman Azhari itu menyebut bahwa dirinya cukup kooperatif dan santai saat menjalani pemeriksaan tersebut.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tenang Menjawab

Medina Zein. (Foto: Instagram @medinazein)
Medina Zein. (Foto: Instagram @medinazein)

"Biasa aja sih, saya tenang aja menjawab 27 pertanyaan dari penyidik, semua juga sudah saya berikan bukti-bukti terlampir," kata Medina Zein.

Terlalu Dini

Medina Zein. (Foto: Instagram @medinazein)
Medina Zein. (Foto: Instagram @medinazein)

Seperti diketahui, Medina Zein dan Marissya Icha saling melaporkan satu sama lain untuk kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan lewat unggahan di Instagram masing-masing. Saat ditanya mengenai kemungkinan keduanya berdamai, Machi Ahmad selaku kuasa hukum Medina Zein mengatakan bahwa ini masih terlalu dini membicarakan hal tersebut.

"Terlalu dini ya menyebut hal-hal itu (damai), karena ini masih klarifikasi undangan pertama, dan tahap penyelidikan. Ini aja panggilan pertama," kata Machi Ahmad.

Bisa Terjadi

Medina Zein diterpa kabar punya utang Rp 1 miliar. (Foto: Instagram @medinazein)
Medina Zein diterpa kabar punya utang Rp 1 miliar. (Foto: Instagram @medinazein)

Namun berbeda dengan yang disampaikan Lukman Azhari. Ia mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika istrinya kelak akan berdamai dengan Marissya Icha.

"Intinya segala kemungkinan itu bisa terjadi, kita tidak pernah bisa mengetahui apa yang terjadi di masa mendatang, kita mohon doanya saja. Semoga semuanya lebih baik," kata Lukman Azhari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel