Bahasa negara di ruang publik diutamakan bagi ASN Bangka Tengah

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendorong pengutamaan bahasa Indonesia, sebagai bahasa resmi negara dalam penyelenggaraan kegiatan kenegaraaan dan di ruang publik.

"ASN (aparatur sipil negara) dituntut memiliki kemampuan bahasa yang baik di ruang publik dan pengutamaan berbahasa Indonesia harus menjadi kewajiban semua pihak," kata Sekretaris Daerah Pemkab Bangka Tengah Sugianto di Koba, Kamis.

Dalam kegiatan evaluasi dan apresiasi pengutamaan bahasa negara pada lembaga di Kabupaten Bangka Tengah yang bekerja sama dengan Kantor Bahasa Babel itu, Sugianto juga mendorong kebahasaan minimal melalui muatan lokal di sejumlah lembaga pendidikan.

"Kita juga mendukung ditetapkannya Kabupaten Bangka Tengah sebagai lembaga percontohan dalam pengutamaan bahasa negara," katanya.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Irsan mengatakan, kegiatan yang digelar merupakan rangkaian akhir kegiatan Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2022 yang melibatkan 15 lembaga di Kabupaten Bangka Tengah.

"Di Bangka Tengah kami melakukan pengambilan data di 15 lembaga pemerintahan terpilih terkait penggunaan bahasa di ruang publik dan tata naskah surat dinas," ujar Irsan.

Selanjutnya kata Irsan, pada September 2022 pihaknya memberikan penilaian kepada tiap lembaga yang sudah memiliki perubahan dan berkomitmen dalam mengutamakan bahasa negara di lembaga masing-masing.

"Kemudian tentu saja kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada lembaga yang sudah melakukan pengutamaan bahasa negara di ruang publik," jelasnya.

Pemkab Bangka Tengah meraih tujuh penghargaan atas komitmen mengutamakan bahasa negara.

Tujuh lembaga pemerintahan itu dibagi dalam lima kategori yaitu kategori lembaga pemerintah (Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai Terbaik 1), kategori SMA (SMAN 1 Koba sebagai Terbaik 1 dan SMAN 1 Pangkalan Baru sebagai Terbaik 3), kategori SMP (SMPN 1 Koba sebagai Terbaik 1 dan SMPN 1 Namang sebagai Terbaik 2), kategori rumah sakit swasta (Rumah Sakit Siloam Bangka sebagai Terbaik 3), dan kategori hotel (Hotel Soll Marina Bangka sebagai Terbaik 1).

Baca juga: Bahasa Indonesia sudah menjadi program studi di delapan negara

Baca juga: 355 lembaga pendidikan di dunia ajarkan Bahasa Indonesia

Baca juga: 80 pengajar Bahasa Indonesia dikirim ke 16 negara

Baca juga: Negara serumpun berharap pada Indonesia soal bahasa Melayu