Bahaya Mengintai di Balik Kue Kering, Bikin Diabetes Hingga Kolesterol

·Bacaan 2 menit

VIVA – Siapa yang tidak tergiur dengan kelezatan kue kering? Biasanya menjelang Lebaran, orang-orang akan mulai menyiapkan aneka kue kering, baik untuk keluarga atau orang lain yang datang bertamu.

Tapi hati-hati, konsumsi kue kering berlebihan bisa membahayakan kesehatan. Bahkan, beberapa penyakit berikut ini bisa saja mengintai jika mengonsumsi kue kering di luar takaran.

Spesialis gizi klinik, dr. Putri Sakti DP, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K, mengatakan, kue kering mengandung karbohidrat sehingga menyebabkan gula darah jadi tidak terkontrol. Apa akibatnya?

"Kalau keseringan pastinya bisa jadi kencing manis (diabetes). Kemudian dari segi lemak, kolesterolnya bisa ke arah darah tinggi, jantung. Tapi pastinya dalam jangka panjang. Makanya gak boleh berlebih. Yang kita khawatirkan banget Lebaran malah mekar badannya," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne, Rabu 5 Mei 2021.

Khusus untuk diabetes, dokter Putri menjelaskan, hal itu karena kue kering rendah akan serat. Selain itu, karbohidrat dalam kue kering juga tergolong yang sederhana.

"Artinya cepat sekali menaikkan kadar gula darah kita. Efeknya kalau terus-menerus kita konsumsi, belum lagi kalau sampai 1 toples. Sebenarnya asal tidak berlebih its ok," kata dia.

Selain diabetes, bahaya lain yang mengintai jika konsumsi kue kering berlebihan adalah penyakit kolesterol. Apa sebabnya?

"Karena kue kering kebanyakan pakai kuning telur. Selain itu dia pakai butter, belum lagi dengan pemasakan suhu yang sangat tinggi dalam oven. Nah itu akan memicu penumpukan kolesterol dalam tubuh kita," lanjut dia.

Putri menjelaskan, yang bahaya adalah jika sampai meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Jika menumpuk di pembuluh darah, akan membuat pembuluh darah jadi kaku, yang berujung pada serangan jantung.

Lebih lanjut Putri mengatakan, sebenarnya konsumsi kue kering bukan tidak boleh sama sekali, tapi harus lebih bijak.

"Artinya kita konsumsinya pas hari Lebaran aja, hari ke-1, hari ke-2. Itupun jangan satu toples. Misalkan hanya beberapa butir tergantung jenisnya, karena kalorinya beda-beda," tutur dia.

"Bayangin aja, kastengel satu butir itu bisa sampai 50 kalori. Bahkan kalau dia pake keju edam segala macem, bisa sampai 75 kalori. Satu porsi nasi aja itu kalorinya 175. Jadi, kita makan 3 kastengel aja udah abis (setara 1 porsi nasi)," kata dr. Putri Sakti.