Bahaya Sepatu Hak Tinggi, Mau Gaya Malah Picu Nyeri

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemakaian sepatu dengan hak tinggi alias high heels sudah sangat lumrah dikenakan para perempuan. Alih-alih terlihat gaya dan cantik, nyatanya high heels bisa membahayakan postur tubuh dan memicu nyeri berkepanjangan.

Baik itu perempuan berkarier maupun ibu rumah tangga, pemakaian high heels dianggap memberi tampilan yang lebih menarik. Tak hanya untuk ke kantor, high heels dapat dikenakan saat berjalan santai ke pusat perbelanjaan.

Meski memberi kesan kaki jenjang dan postur tubuh lebih tinggi, nyatanya pemakaian high heels tak dianjurkan dokter. Sebab, kerugiannya lebih besar dibandingkan manfaat yang diterima.

"Normalnya kita tidak pakai heels, ketika berjinjit harusnya kita condong ke depan. Kalau pakai heels kan kita terlihat tetap tegak, jadi kita menumpu badan kita di ujung kaki, nah itu bisa menyebabkan nyeri lutut dan pinggang," ujar Dokter Spesialis Saraf, dr. Zicky Yombana Sp.S, dalam acara Hidup Sehat, TvOne, beberapa waktu lalu.

Sama juga halnya saat kaki dipaksakan memakai sepatu yang terlalu kecil dan tak sesuai ukuran. Lambat laun, akan merubah struktur tulang sehingga memicu nyeri lantaran ada jaringan yang tertekan.

Selanjutnya, rasa nyeri yang menjalar akan memunculkan peradangan kronik. Tentu, kondisi ini akan timbul ke jaringan tulang yang lain yang berimbas pada fungsi tulang di seluruh tubuh.

"Struktur lain yang menopang kaki sangat mungkin berpengaruh bahkan bisa sampai ke kepala. Karena struktur tulang seluruh tubuh nggak bisa dipisahkan," bebernya.