Bahlil: Masa Depan Investasi di RI Cerah, Syaratnya Jaga Stabilitas

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, tak menampik kondisi ekonomi global di 2023 masih tak menentu. Meski demikian, dia meyakini investasi Indonesia akan tetap cemerlang, dengan syarat Indonesia tetap menjaga stabilitas.

"Jadi kalau stabilitas 2023 ini bagus, ekonomi Indonesia akan baik. tetapi sekalipun potensi yang baik ini ada, kalau kita tidak jaga stabilitas saya tidak yakin," ujar Bahlil di Bali, Senin (14/11).

Sambil berseloroh, Bahlil sejatinya juga mengaku dilema menghadapi kondisi ekonomi Indonesia. Satu sisi, dia optimis bahwa masa depan investasi Indonesia cerah, namun di satu sisi iklim investasi di Indonesia juga tidak lepas dari pengaruh kondisi ekonomi global.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa kondisi serba tidak pasti juga berlaku di hampir seluruh negara di dunia. Terpenting, Bahlil kembali mengingatkan agar situasi Indonesia tetap stabil sehingga upaya persepsi positif yang diupayakan pemerintah dapat berdampak signifikan.

"Persepsi global untuk Indonesia bagus ini. jangan sampai kita sudah kerja capek-capek untuk membangun persepsi bagus, kemudian buyar seketika karena kita tidak jaga stabilitas dengan baik. Pasti ekonomi kita ke depan akan susah untuk mendapatkan persepsi yang lebih hebat," jelasnya.

Bahlil sebelumnya juga pernah menyampaikan pesan kepada pelaku UMK maupun UMKM bisa tetap waspada menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Sebab, penopang roda ekonomi nasional adalah pelaku UMK dan UMKM.

Akan tetapi, Indonesia dapat berbangga dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini yang lebih baik dibandingkan dengan negara-negara G20 lainnya. Menurut Bahlil, kondisi ini juga merupakan hasil dari kontribusi pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Dia pun mengapresiasi para pelaku UMKM yang telah berhasil menjaga benteng ekonomi Indonesia baik pada saat terjadinya krisis ekonomi pada tahun 1998 lalu maupun saat ini di tengah kondisi pandemi Covid-19. Tidak hanya usaha besar saja yang dapat menguasai ekonomi Indonesia, tetapi itu juga merupakan hak bagi seluruh pelaku UMKM di Indonesia. [azz]