Bahlil sambut menteri baru, koordinasi percepatan investasi

Ahmad Buchori
·Bacaan 1 menit

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menemui Menteri BUMN Erick Thohir dan dua menteri baru Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya @bahlillahadalia, Rabu, Bahlil mengatakan tujuan pertemuan tersebut adalah untuk melakukan koordinasi dalam rangka percepatan investasi.

"Seusai prosesi pelantikan, saya langsung menemui Menteri BUMN Bang @erickthohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bang @sandiuno, dan Menteri Perdagangan Bang Lutfi. Kita berkumpul untuk melakukan koordinasi dalam rangka percepatan investasi, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," katanya.

Bahlil menuturkan, dirinya telah mengenal ketiga menteri tersebut sebelumnya sejak berkecimpung di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Bahlil sendiri merupakan mantan Ketua Umum BPP Hipmi periode 2015-2019, paling muda dibanding rekan-rekannya itu.

"Saya sudah mengenal abang-abang ini sejak di HIPMI dan saya adalah yang paling junior dari keempat ini. Kami bersama-sama berjuang dan berkarya dalam satu rumah di HIPMI. Kini kita dipersatukan kembali untuk membantu Pak Presiden @jokowi dan Pak Wakil Presiden @kyai_marufamin," katanya.

Foto serupa juga diunggah Menteri BUMN Erick Thohir di akun Instagram pribadinya @erickthohir. Namun, berbeda dengan Bahlil, Erick mengungkapkan foto tersebut merupakan reka ulang 31 tahun lalu yang ia unggah sebelumnya.

"Inilah hasil recreate foto 31 tahun lalu yang kemarin saya post, dengan Bang @sandiuno dan Mas Lutfi, tapi mpok @nurasiauno posisinya di ganti Adinda @bahlillahadalia. gimana, tetep keren ngga?" katanya.

Baca juga: Realisasi investasi minim, Komisi VI DPR akan panggil BKPM

Baca juga: BKPM gandeng Polri permudah perizinan dan jamin keamanan investasi

Baca juga: Dorong realisasi investasi, Bahlil haramkan pungli di BKPM