Bahlil Sebut Investasi Tetap Naik Meski Ada Konflik Rusia-Ukraina

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengatakan konflik Rusia dan Ukraina tidak mengganggu realisasi investasi yang masuk ke Indonesia. Tercermin dari capaian investasi di kuartal perdana tahun ini sebesar Rp 282,4 triliun, tetap tumbuh 16,9 persen (qtq) dan 28,5 persen (yoy).

Bahkan realisasi investasi Rusia di Indonesia naik menjadi peringkat 29 dari sebelumnya di posisi ke 31. Namun hal tersebut tidak terlalu banyak mempengaruhi karena bukan bagian dari 10 besar negara investor bagi Indonesia.

"Artinya dampak perang antara Ukraina dan Rusia ini tidak berdampak dari sisi ini," kata Bahlil di Jakarta, Rabu (27/4).

Hanya saja pengaruhnya begitu terasa pada harga-harga komoditas. Mengingat Rusia dan Ukraina memasok hampir 30 persen kebutuhan energi dunia. "Mereka ekspor energi hingga 30 persen dan kita impor gandum untuk mie instan dari mereka," katanya.

Meski begitu dia berharap konflik 2 negara ini segera berakhir karena saat ini telah banyak menimbulkan ketidakpastian. Termasuk kenaikan inflasi yang tinggi di beberapa wilayah.

"Mudah-mudahan perang ini segera berakhir karena dalam konteks inflasi ada hubungannya dengan Indonesia juga," kata dia. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel