Baik untuk Kesehatan, Ini 5 Cara Agar Anda Mudah Memaafkan Orang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya. Kesalahan tersebut bisa terlibat dengan orang lain atau hanya merugikan diri sendiri. Jika memiliki kesalahan, sudah seharusnya meminta maaf atas apa yang telah diperbuat, apalagi kalau sampai merugikan atau menyakiti orang lain.

Walaupun terkadang memang meminta maaf sulit untuk dilakukan sebagian orang. Namun, kesadaran untuk meminta maaf harus terus dibangun untuk dapat memiliki jalinan silaturahmi yang baik antar sesama. Tak berbeda dengan minta maaf, memaafkan kesalahan orang lain juga cukup berat jika kesalahan tersebut sangat besar.

Melansir dari Woman’s Day, faktanya orang yang lebih bisa memaafkan itu memiliki kesehatan yang lebih baik secara umum, rasa sakit yang dimiliki juga sedikit, dan penyakit kronis yang mengidapnya juga sedikit.

Tingkat Kematian Orang Memaafkan Lebih Rendah

Ilustrasi Depresi Credit: freepik.com
Ilustrasi Depresi Credit: freepik.com

Frederic Luskin, Ph.D., penulis dari Forgive For Good dan direktur Forgiveness Project di Universitas Stanford mengatakan kepada Woman’s Day, bahwa tingkat kematian untuk orang pemaaf lebih rendah karena sakit hati dan kemarahan yang dimilikinya cepat berlalu. Hal tersebut terjadi karena mereka dapat mematikan respon stres kimiawi yang dapat berdampak pada kesehatan dari menaikkan tekanan darah hingga menggangu tidur.

Walaupun misalnya memaafkan tidak harus berbaikan dengan orang yang melakukan kesalahan tersebut. Setidaknya memberi tahu orang yang melakukan kesalahan bahwa Anda telah memafkannya. Sebenarnya, memaafkan ialah membuang amarah, kebencian, dan proses penerimaan kembali orang tersebut dalam hidup Anda.

Pendiri International Forgiveness Institute di Madison, Robert Enright, Ph.D., mengatakan kepada Woman’s Day bahwa menjadi orang yang pemaaf harus menjadi kebiasaan karena membawa manfaat yang besar untuk kesehatan, khususnya kesehatan mental. Namun, bukan berarti Anda membiasakan diri Anda untuk terus disakiti oleh orang-orang yang ingin merugikan Anda.

Berikut lima langkah untuk dapat membantu Anda melepaskan atau memaafkan kesalahan orang lain.

1. Akui Rasa Sakitnya

Ilustrasi Patah Hati Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Patah Hati Credit: pexels.com/pixabay

Biarkan diri Anda marah atau tidak terima dengan kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap Anda. Jangan karena malu, Anda tidak mengakui kesedihan atau rasa ingin menangis menghadapi masalah yang hadir.

Sebaiknya Anda tidak menyangkal terlebih dahulu perasaan yang Anda hadapi, karena memendamnya akan membuat tubuh menjadi tidak sehat.

2. Jadikan Itu Tanpa Syarat

Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/pixabay

Jika Anda memaafkan orang lain, jangan meminta syarat apa pun kepada orang yang melakukan kesalahan tersebut. Saat Anda memaafkan seseorang dengan membuat syarat, maka hal tersebut tidak mendapatkan manfaat kesehatan seperti yang dilakukan oleh orang yang tulus memaafkan.

Selain itu, pemberian syarat memaafkan akan membuat orang tersebut memegang kendali atas masalah yang sedang terjadi. Bisa jadi syarat tersebut tak pernah dilakukannya. Buat diri Anda benar-benar memaafkan dan menerima kesalahan orang tersebut dengan hati yang ikhlas.

3. Lakukan Untuk Diri Sendiri

Ilustrasi Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Credit: pexels.com/pixabay

Dalam hal memaafkan, coba orientasikan itu untuk diri sendiri agar tidak menjerumuskan pada sesuatu yang tidak baik. Salah satunya ialah untuk menjaga kesehatan tubuh, maka memaafkan orang lain karena menyayangi diri sendiri.

Saat Anda memaafkan hanya karena alasan eksternal, maka dapat berakhir pada titik yang buruk hingga merasa lebih stres dan kurang sehat.

Pikirkan saja betapa menyenangkannya saat Anda bisa terbebas untuk melepaskan hal yang sangat mengganggu.

4. Bercerita dengan Orang Lain

Ilustrasi Curhat Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Curhat Credit: pexels.com/pixabay

Pahami bahwa bercerita dengan teman terdekat itu tidak apa-apa untuk sekedar berbagi keluhan yang dialami. Keluarga juga bisa menjadi tempat bercerita yang tepat untuk memberikan dukungan atau bahkan saran.

Dalam hal ini, cari orang yang menurut Anda tepat untuk dapat menerima keluhan yang Anda miliki. Bercerita dapat membuat diri menjadi lebih lega sehingga bisa dengan mudah juga untuk memaafkan.

5. Jangan Coba Melewatinya

Ilustrasi/copyright pixabay.com
Ilustrasi/copyright pixabay.com

Jangan berusaha untuk melewatkan atau melupakannya dengan luka yang membekas. Biarkan luka tersebut sembuh dengan sendirinya, meskipun membutuhkan waktu yang tidak menentu.

Yang terpenting ialah lakukan secara konsisten dan ciptakan kondisi yang membuat diri Anda bisa memaafkan keslahan tersebut. Manfaat akan dirasakan saat pikiran dan tubuh mulai membuang rasa kepahitan dari dalam diri dan terhadap diri sendiri.

Bukan hal yang mudah memang memaafkan kesalahan orang yang sudah menyakiti dan merugikan Anda. Namun, perasaan tenang dan bahagia akan selalu datang saat memaafkan menjadi kebiasaan.

Memaafkan juga sangat baik untuk kesehatan tubuh dan menghindarkan diri dari stress. Mulailah bangun kebiasaan untuk selalu memaafkan dalam hidup Anda.

Penulis:

Gerda Faradila

Politeknik Negeri Media Kreatif

Saksikan Video di Bawah Ini: