'Baju Kotak' Jokowi Dijual di Mobil-mobil  

TEMPO.CO, Jakarta - Ada saja cara yang dilakukan tim relawan Jokowi Widodo untuk mengumpulkan dana kampanye. Salah satunya adalah menjual baju kotak-kotak di pinggir-pinggir jalan. "Sudah dua pekan kami jualan di jalan Casablanca ini," ujar Romindo, relawan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), ketika ditemui Tempo, Senin, 27 Agustus 2012.

Dengan mobil Terano berplat nomer B 2102 EL ini Romi mengaku bisa menjual sekitar 30-50 baju per hari. "Satu baju-nya kami jual seharga Rp 75 ribu," ujarnya. Hasil penjualan menurut dia disumbangkan untuk dana kampanye pemenangan Joko Widodo.

Baju-baju ini, menurut dia merupakan baju yang diantar khusus dari Solo. "Liat saja mereknya (Lassolo)," ujarnya sambil menunjukan kemaja yang bergelantungan di sekitar mobil.

Mustar Bona Ventura, Koordinator Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) pasangan Jokowi-Ahok, mengatakan jenis penjualan dengan menggunakan mobil ini tidak hanya berada di Casablanca. "Saat ini secara masif berjalan di 63 titik lokasi, antara lain: Diponegoro 58, Jl Casablanca, Jl Saharjo, Jl Ampera, Ceger, dan lain-lain," ujarnya.

Cara penjualan ini, menurutnya merupakan bentuk usaha menyerupai peran posko-posko PDI Perjuangan pada tahun 1998 - 1999. "Tidak bisa dipungkiri, kemenangan mutlak PDI Perjuangan tahun 98-99, khususnya DKI Jakarta, tidak lepas dari peran posko-posko sebagai wujud dukungan rakyat pada PDI Perjuangan," kata Romindo. "Sepertinya, pola ini yang sedang diulang oleh Pospera dengan pembentukan outlet-outlet penjualan baju Jokowi."

Rencananya menurut Romi bila tidak ada halangan, Ia akan tetap berjualan sampai tanggal 5 September nanti. "Mungkin bisa lebih," ujarnya.

Ia pun mengaku sampai kini tidak menemukan kesulitan berarti dalam penjualan baju-baju kotak-kotak ini. "Paling kadang Satpol PP ngeliatin, tapi toh ga ada yang berani ngusir," ujarnya. "Penjualan baju ini kan juga jauh dari embel-embel kampanye, tidak ada ajakan mencoblos atau pembagian flyer-flyer," ujarnya.

ANANDA PUTRI

Berita Pemilu DKI Terpopuler

Politikus PDIP Akui Sebarkan Pesan Berantai Kebakaran

Sebagai Ketua DPR, Marzuki Kampanyekan Foke-Nara

Marzuki Alie Minta Warga Terima Pemimpin Non Muslim

Selebaran Megawati, Tim Jokowi-Ahok Cuek

Tim Jokowi Minta Polisi Usut Video Koboy

Nachrowi Minta Jangan Sebar Isu ‘Katanya’

Nachrowi Janji Tak Akan Mundur di Tengah Jalan

Polisi Belum Temukan Penyebar Video Koboy

Dukungan Partai Politik Bukan Jaminan

Nachrowi Ramli Emoh Ungkap Solusi Kebakaran

 

 

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.