Bakal Ada Alat Kontrasepsi Pria Berbentuk Tablet

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Selama ini orang mengenal alat kontrasepsi untuk pria berupa kondom dan vasektomi. BKKBN bekerjasama dengan sejumlah peneliti perguruan tinggi tengah melakukan penelitian untuk menemukan alat kontrasepsi bagi pria yang nantinya  kapsul dan tablet.

Pilihan penggunaan alat kontrasepsi berbentuk seperti obat umumnya ini  menjadi pilihan bagi pria yang enggan menggunakan alat kontrasepsi dengan cara suntik atau cara lainnya  karena dirasakan sakit.

"Nantinya obat alkes bagi pria dengan masa penggunaan selama enam minggu, berbeda dengan perempuan yang bisa mencapai 3 bulan," ungkap dr. Qomaruddin Sukhemi  M.Kes,   Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera dalam temu wartawan dua mingguan di kantor BKKBN Pusat Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Dikatakannya titik kerja alat kontrasepsi  bagi kaum Adam ini  adalah mengurangi produksi sperma serta membuat  tidak kuat sehingga saat bertemu dengan sel telur tidak menyebabkan  kehamilan.

Selama ini, alat kontrasepsi bagi pria yang umum adalah menggunakan kondom dan vasektomi. Vasektomi sendiri  adalah tindakan memotong saluran sperma yang menghubungkan buah zakar dengan kantong sperma, sehingga tidak dijumpai lagi bibit dalam ejakulat seorang pria; tubektomi tindakan sejenis pada wanita.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.