Bakal Calon Walikota Tangerang Adukan KPU Tangerang ke DKPP

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Kota Tangerang pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin hari ini melaporkan KPU Kota Tangerang ke Dewan Kerhormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena mencoret mereka dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Tangerang.

"Kami merasa terdzolimi karena tidak diloloskan bisa mengikuti Pemilukada di kota Tangerang karena hanya karena tidak ada izin atasan," ujar Arief di DKPP, Jakarta, Selasa (30/7/2013).

Menurut Arief, tindakan KPU tersebut bertolak belakang dengan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Teknis Pencalonan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam PKPU Tersebut, kata Arief, apabila wakil walikota hendak mencalonkan diri menjadi walikota, wakil walikota tersebut cukup memberitahukan pencalonannya kepada walikota (atasan) tanpa harus mendapat izin.

"Ditegaskan dalam PKPKU nomor 9 tahun 2012 itu sifatnya hanya pemberitahuan saja dan yang saya bingung KPU menggunakan peraturan kepala BKN nomor 5 tahun 2010, " kata Arief.

KPU sebenarnya sempat meloloskan pasangan tersebut pada 15 Juni 2013. Namun pada 13 Juli, KPU merevisi keputusannya dengan menambahkan lolos dengan syarat harus mendapat izin atasan. Karena tidak mendapat izin walikota Wahidin Halim, pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin tidak diloloskan.

"Jadi memang ada kepentingan politik dari walikota kemungkinan karena adeknya mencalonkan diri menjadi calon wali kota," Arief menduga.

Uniknya, baik Wahidin dan Arif adalah pengurus Partai Demokrat.

Wahidin sebagai ketua DPD sementara Arif adalah DPC Partai Demokrat.

"Walikota saya adalah ketua DPD Demokrat. saya ketua DPC. Jadi sejarah juga ini di Indonesia. Masak ketua DPD mencegah DPC," kata Arif.

Dalam pencalonannya, Arif mengaku didukung oleh Partai Demokrat, Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa dengan dukungan 30 persen.

KPU Kota Tangerang sendiri meloloskan tiga pasangan calon yakni Deddy 'Miing' Gumelar - Suratno Abu Bakar, Abdul Syukur - Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein - Iskandar.

Baca Juga:

Pasangan Arief-Sachrudin Siapkan 20 Pengacara

KPU Tangerang Diminta Netral dan Independen

Massa Pendukung Arief-Sachrudin Kepung Kantor KPU Tangerang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.