Bakteri Langka dan Berbahaya Cemari Tanah di AS

Merdeka.com - Merdeka.com - Pejabat Amerika Serikat (AS) mengungkapkan mereka menemukan bakteri langka dan berbahaya di sampel tanah dan air yang diambil dari daerah Gulf Coast, Mississippi. Bakteri yang disebut Burkholderia pseudomallei itu bisa membuat orang sakit parah jika terinfeksi.

Orang sehat yang terpapar bakteri tersebut tidak akan mengalami penyakit melioidosis parah, yang bisa diobati dengan antibiotik. Melioidosis bisa terjadi pada orang yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes dan ginjal kronis.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menyarankan warga yang berisiko tinggi untuk waspada dan melakukan tindakan pencegahan seperti menghindari kontak dengan tanah atau air berlumpur khususnya ketika hujan deras. Jika ada luka pada anggota tubuh, maka harus dilindungi dengan pakaian anti air.

Warga juga disarankan memakai boot saat berkebun atau bertani. Selain itu, memakai sarung tangan saat menyentuh tanah.

"Mengingat kasus melioidosis angkanya sangat kecil yang teridentifikasi dalam sejarah AS, CDC yakin risiko melioidosis untuk populasi umum tetap sangat rendah," jelas CDC, dikutip dari BBC, Jumat (29/7).

Belum jelas berapa lama bakteri ini mencemari lingkungan dan apakah ada juga di wilayah AS lainnya.

Kasus melioidosis juga dikaitkan dengan produk impor yang terkontaminasi dari negara endemik penyakit. Ini pernah terjadi di AS pada 2021 ketika klaster empar kasus di empat negara bagian dikaitkan dengan semprotan aromaterapi impor yang terkontaminasi.

Pemeriksaan tanah di Mississippi didorong munculnya dua kasus melioidosis pada orang yang tidak saling berkaitan yang tinggal di daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Penularan dari manusia ke manusia lainnya sangat langka.

Para pejabat kesehatan memeriksa sampel tanah dan air di dan sekitar rumah dua pasien tersebut. Tiga dari sampel tersebut positif tercemar bakteri dan diperkirakan bakteri tersebut berada di daerah itu sejak 2020.

Melioidosis memiliki gejala seperti demam, nyeri sendir, dan sakit kepala, juga dapat menyebabkan masalah paru-paru dan infeksi darah. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel