Bala Anies Muncul, Demokrat: Semua Kontestan Butuh Kelompok Relawan Sebagai Mesin Politik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, semua kontestan membutuhkan kelompok relawan untuk pemenangan Pilpres 2024. Tujuannya, untuk menyasar segmen-segmen yang tdak bisa dijangkau secara optimal oleh mesin politik partai.

"Semua kontestan membutuhkan kelompok relawan sebagai mesin politik untuk menyasar dan menjangkau segmen-segmen yang tak bisa dijangkau secara optimal oleh mesin politik partai pengusung dan pendukung," kata Kamhar, Selasa (5/10/2021).

Karena itu, dia menilai, munculnya relawan Anies Baswedan sebagai Capres pada 2024 wajar-wajar saja.

"Nama Mas Anies terpotret pada hasil berbagai lembaga survei sebagai salah satu figur kuat yang diharapkan tampil pada kontestasi 2024 nanti," ucap dia.

Kamhar menilai sah-sah saja jika sekelompok masyarakat secara sukarela mau berhimpun dan mengorganisasikan diri menjadi kelompok relawan untuk pemenangannya. Hal itu sebagai ekspresi dan manifestasi penggunaan hak politik serta ikhtiar politik masyarakat.

"Ini menjadi fenomena yang wajar setiap Pemilu dan Pilkada. Tak hanya Mas Anies, nama-nama lain yang santer terekam pada hasil survei juga demikian, mulai ada kelompok relawan yang terbentuk," kata dia.

Kamhar mengatakan, partisipasi aktif masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi politiknya akan berkontribusi nyata pada peningkatan derajat dan kualitas demokrasi jika dinamikanya berada dalam koridor pendidikan politik.

"Kelompok relawan cenderung lebih luwes dan fleksibel. Namun bisa juga sebaliknya jika terjebak pada fanatisme buta, menghalalkan segala cara, dan tak bisa dikendalikan, bisa menjadi benalu dan parasit demokrasi," pungkasnya.

Muncul Relawan Bala Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/10/2019). Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta mengumumkan penetapan susunan pimpinan DPRD DKI periode 2019/2024. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/10/2019). Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta mengumumkan penetapan susunan pimpinan DPRD DKI periode 2019/2024. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebelumnya, muncul sebuah kelompok menamakan diri mereka Relawan Bala Anies. Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode menyatakan mendukung Gubernur DKI Jakarta itu sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Bagi kami, Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang diimpikan rakyat Indonesia dan layak memimpin Indonesia di masa depan," ucap Laode kepada merdeka.com, Senin (4/10/2021).

Dia mengaku Relawan Bala Anies sudah ada sejak 2020. Meskipun Laode sebagai ketua, mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Anies. Alasannya, dikarenakan pandemi sehingga membuat pertemuan dan segala aktivitas dibatasi.

Laode memang tahu sejauh ini belum ada niatan dari Anies untuk maju Pilpres. Menurutnya, Anies memang fokus menyelesaikan segala permasalahan dan menuntaskan program di Jakarta.

"Pak Anies sendiri belum berpikir ke RI 1. Beliau sedang fokus membangun ibu kota dan menuntaskan janji kampanye dan Alhamdulillah sudah sudah hampir semua sudah dituntaskan," ucap Laode.

Berbicara dukungan, Laode mengakui belum ada partai politik secara terbuka menyuarakan Anies sebagai calon presiden. Namun, ia optimis satu saat akan ada partai politik meminang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu maju sebagai calon presiden.

"Kami meyakini bahwa ada kekuatan di luar kehendak manusia. Hampir semua masyarakat tidak menyangka jika Pak Anies bisa menjadi calon Gubernur DKI (karena tidak ada partai). Pun halnya, tidak ada yang menyangka jika Pak Jokowi bisa calon Presiden dari PDIP kala itu. Politik itu ibarat ilmu keajaiban," ujarnya.

Reporter: Muhammad Genantan

Sumber: Merdeka.com

Muncul Wacana Pemilu 2024 Diundur 2027

Infografis Muncul Wacana Pemilu 2024 Diundur 2027. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Muncul Wacana Pemilu 2024 Diundur 2027. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel