Balabalabear, Brand Fashion Anak dengan Bahan Kain Organik, Colorful, dan Nyaman

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Lewat beragam keunikan dan keunggulannya, Balabalabear, brand fashion anak asli Indonesia ini berhasil masuk ke babak final ajang Kreatif Lokal Award 2020. Untuk menjadi pemenang, Balabalabear masih harus bersaing dengan dua kontestan lain di kategori fashion yakni Ezmour dan Semilir.

Keunikan Balabalabear tidak hanya dari segi nama dan desain yang orisinil, melainkan juga yang melatar belakangi lahirnya produk ini. Owner Balabalabear, Ajeng Pangestu mengatakan isu sampah plastik yang semakin banyak mendorong dirinya untuk membuat produk pakaian anak dari bahan organik.

Balabalabear merupakan brand fashion yang khusus memproduksi pakaian anak dengan desain yang colorfull, nyaman dan menggunakan bahan organik, tanpa mikro plastik di pakaiannya. Balabalabear menggunakan kain organik yang tidak mengandung polyester/nylon, tanpa menggunakan kimia berbahaya dalam proses produksinya.

"Dengan menjual pakaian organik ini, kami juga mengedukasi karyawan dan masyarakat tentang apa pakaian organik itu, kenapa harus pilih organik karena konsen kami dengan banyaknya sampah dan mikro plastik yang ada di pakaian makanya kami mengeluarkan sebuah koleksi tanpa Mikro Plastik, tanpa plastik di kainnya," ujar Ajeng dalam sebuah video profile Balabalabear untuk ajang Kreatif Lokal Award 2020.

Swandajani Gunadi, Direktur SDM & Marketing Adira Finance dan Owner Balabalabear, Ajeng Pangestu saat penjurian babak final Kreatif Lokal Award 2020.
Swandajani Gunadi, Direktur SDM & Marketing Adira Finance dan Owner Balabalabear, Ajeng Pangestu saat penjurian babak final Kreatif Lokal Award 2020.

"Semua pakaian organik Balabalabear sudah Certified, OEKO-TEX 100. Kainnya aman, tintanya juga aman," tambah Ajeng.

Komitmen untuk turut serta menjaga lingkungan, selain memproduksi dengan kain organik, Balabalabear juga akan mengganti packagingnya dengan paper bag atau cassava bag yang ramah lingkungan.

Usung Tema Let Kids be Kids

credit via instagram.com/balabalabear
credit via instagram.com/balabalabear

Tak hanya mempertimbangkan bahan yang nyaman, aman dan ramah lingkungan, tetapi Balabalabear juga menunjukkan kepeduliannya pada cara berpakaian anak zaman sekarang. Menurut Ajeng, ia sering melihat anak kecil berpakaian layaknya orang dewasa.

Hal itulah yang membuat Balabalabear hadir sebagai brand yang mengusung tema "let kids be kids". Dengan tema tersebut Balabalabear memproduksi pakaian anak sesuai fitrahnya yang nyaman, colorful, serta model yang ditujukan untuk anak-anak

"Pakaian anak itu bukan pakaian dewasa yang dikecilkan jadi Balalabear muncul dengan tema "Let kids be kids" agar anak-anak bisa berpakaian sesuai fitrahnya," jelasnya.

Inovasi dan Kolaborasi di Masa Pandemi

Owner Balabalabear, Ajeng Pangestu.
Owner Balabalabear, Ajeng Pangestu.

Pandemi yang melanda Indonesia selama berbulan-bulan turut memberikan dampak pada bisnis Balabalabear. Ajeng mengatakan sejak ada pandemi pendapatannya berkurang karena imbas dari pusat perbelanjaan dan mall yang sempat tutup dan beroperasi terbatas.

Pihaknya pun mengoptimalkan penjualan secara online, melakukan inovasi produk dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar bisnisnya tetap berjalan baik.

"Jika sebelumnya kami ciptakan desain atasan sendiri dan rok sendiri, kali ini kami gabungkan. Menggabungkan dua model pakaian. Inovasi cenderung pada bagian desain pakaian," ujar Ajeng.

Dalam hal kolaborasi, Ajeng bekerja sama dengan berbagai platform online di bidang parenting, mainan anak, dan juga e-commerce.

Balabalabear yang sudah berjalan selama 3 tahun 5 bulan pun, telah mampu memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Termasuk memberdayakan masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah yang memiliki skill sebagai penjahit, ilustrator, content creator yang juga diambil dari mahasiswa yang masih kuliah.

Sekarang, Balabalabear memiliki 6 orang karyawan dengan Sementara untuk pemasaran, Balabalabear telah memiliki outlet di Gandaria City, Lippo Mall Puri, Grand Galaxy Park Mall, serta Kiddiposh. Sementara untuk produk, kamu bisa melihat langsung di Instagram @balabalabear, Facebook Balabalabear, hingga lapak digital di marketplace dan websitenya.

Melalui ajang Kreatif Lokal Award 2020, Ajeng berharap Balabalabear semakin dikenal dan didengar dan dapat berkembang dan semakin banyak bermanfaat untuk lingkungan, masyarakat sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Kreatif Lokal Award 2020 merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Kreatif Lokal 2020, sebuah kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance bekerja sama dengan Kemenparekraf RI bertemakan #BangkitBersamaSahabat yang diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021 mendatang. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Adira Finance terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

Total UKM yang mengikuti ajang Kreatif Lokal Award 2020 mencapai 1.079 UKM yang terdiri dari binaan Kemenparekraf RI, konsumen Adira Finance dan masyarakat umum. Penghargaan Kreatif Lokal Award akan diserahkan pada 13 November 2020 mendatang, bertepatan dengan HUT ke-30 Adira Finance.

(*)