Balai POM-Dinkes Kota Gorontalo lakukan pengawasan pangan Ramadhan

·Bacaan 1 menit

Balai POM Gorontalo bersama Dinas Kesehatan Kota Gorontalo melaksanakan intensifikasi pengawasan pangan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri di daerah itu, Rabu.

Koordinator Kelompok Substansi Pemeriksaan BPOM Gorontalo, Indra Marianie Harun, di Gorontalo, Rabu, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan dengan sistem manajemen keamanan pangan olahan.

"Kegiatan ini difokuskan pada olahan tanpa izin edar, kedaluwarsa dan rusak serta kondisi sanitasi higienitas sarana," ujarnya.

Pengawasan hari ini dilakukan di dua toko modern di pusat Kota Gorontalo dan terdapat beberapa temuan di sarana terkait bahan pangan kedaluwarsa dan produk pangan yang dikemas ulang.

Baca juga: BPOM Pontianak dan Diskumindag rutin lakukan uji sampel makanan takjil

Untuk itu, BPOM dan Dinas Kesehatan melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha, agar ke depannya pelaku usaha melakukan pemeriksaan secara rutin dan menyeluruh terhadap produk-produk pangan yang diperjualbelikan di sarana milik mereka.

Ia mengimbau para pelaku usaha untuk senantiasa patuh terhadap peraturan perundang-undangan selama menjalankan usahanya.

Intensifikasi pengawasan yang dimulai sejak seminggu sebelum Ramadhan itu sebagai komitmen Badan POM untuk terus mengawal keamanan pangan dan melindungi masyarakat.

Balai POM mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam memilih pangan aman dan selaku melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi pangan.

Baca juga: BPOM dan Pemkot Surabaya keliling pasar awasi keamanan pangan
Baca juga: YLK Sumsel: Waspadai produk kedaluwarsa jelang Idul Fitri
Baca juga: Dinkes Bangka Tengah antisipasi makanan kedaluwarsa

Seorang petugas Balai POM memeriksa produk makanan impor di salah satu swalayan di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (20/4/2022). ANTARA/Adiwinata Solihin
Seorang petugas Balai POM memeriksa produk makanan impor di salah satu swalayan di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (20/4/2022). ANTARA/Adiwinata Solihin
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel