Balapan pembuka musim Formula 1 di Australia kemungkinan ditunda

Irwan Suhirwandi
·Bacaan 2 menit

Balapan pembuka musim Formula 1 Grand Prix Australia di Melbourne kemungkinan bakal dijadwal ulang tahun ini karena pandemi COVID-19 dan pengetatan aturan karantina di Negeri Kangguru tersebut.

Panitia penyelenggara belum menjual tiket untuk balapan yang sedianya digelar 21 Maret di Albert Park itu.

Juru bicara F1, seperti dikutip Reuters, Senin, mengatakan ajang balap "jet darat" itu ingin memulai musim 2021 pada Maret namun ia tidak merinci negara mana yang bakal jadi tuan rumah seri pembuka karena Bahrain juga menempati slot bulan Maret.

"Pada 2020 kami membuktikan bahwa kami bisa membalap dengan aman dan mewujudkan apa yang dikira mustahil pada Maret," kata juru bicara itu.

"Kami telah menetapkan kalender 2021 dan menantikan kembali F1 pada Maret tahun ini."

Baca juga: Mereka yang menang dan kalah di Formula 1 musim 2020

Promotor lokal di Melbourne belum memberikan komentar resmi terkait kabar tersebut namun media setempat melaporkan kemungkinan bakal ada pengumuman penundaan, ketimbang pembatalan untuk kedua kalinya secara beruntun, lebih larut pada Januari.

Pemasangan pagar dan tribun penonton di sirkuit jalanan itu biasanya mulai dikerjakan di akhir bulan ini.

Tahun lalu Grand Prix Australia dibatalkan, beberapa jam sebelum sesi latihan bebas dimulai di Sirkuit Albert Park, ketika salah satu staf tim McLaren positif terinfeksi virus corona.

Musim 2020 kemudian baru dimulai pada Juli di Austria, dengan jumlah balapan yang berkurang dari 22 menjadi 17 yang digelar di Eropa dan Timur Tengah.

Baca juga: Musim balapan Formula 1 yang aneh dalam retrospeksi

Sirkuit Sakhir di Bahrain, yang menempati slot 28 Maret sebagai balapan kedua, menggelar dua balapan beruntun pada akhir November dan awal Desember tahun lalu.

Tim, pebalap dan awak media harus mendapati hasil tes negatif virus corona sebelum berangkat dan tiba di negara tuan rumah Grand Prix, dengan masa karantina pendek sebelum hasil tes diketahui.

Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton, yang musim lalu meraih gelar juara dunia ketujuh, melewatkan balapan kedua di Bahrain setelah terjangkit COVID-19.

Baca juga: Hamilton masih rasakan gejala sisa setelah sembuh dari COVID-19

Melbourne bakal mengharuskan periode isolasi yang lebih lama.

Ratusan petenis papan atas dunia, yang diharapkan tiba di Melbourne pertengahan Januari, akan harus menjalani 14 hari masa karantina sebelum berlaga di Australian Open pada 8-21 Februari.

Tujuh dari 10 tim F1 bermarkas di Inggris, di mana kasus COVID-19 semakin melonjak imbas varian baru virus corona yang lebih ganas.

Sejumlah negara telah menutup gerbang bagai para pelancong yang datang dari Inggris.

Baca juga: Tsunoda ingin buat gebrakan dengan gaya membalapnya ketika debut di F1
Baca juga: Robohkan benteng Mercedes di Abu Dhabi, Red Bull optimistis tatap 2021