Balasan untuk Arogansi PNS di Sinjai Tendang Pengendara Wanita

Merdeka.com - Merdeka.com - Unggahan video yang sempat viral di media sosial, memperlihatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sinjai bernama Andi Iswadi tengah menendang seorang wanita pengendara motor, Selasa (13/9), kini telah ditangani Polres Sinjai.

Aksinya yang dianggap tidak manusiawi itu menuai kecaman warganet dan membuatnya dikenakan sanksi.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sinjai, Ajun Komisaris Syahruddin, penyebab ASN menendang pengendara wanita tersebut adalah karena mereka sempat terlibat kecelakaan kecil.

"Emosi dia, karena mobilnya tertahan akibat ditabrak (pengendara motor). Dia tendanglah itu motor," tuturnya.

Sementara Hasir Ahmad, selaku Kepala Dispora Kabupaten Sinjai, membenarkan Andi Iswadi merupakan pejabat fungsional di instansinya. Dirinya pun mengaku kaget, Iswadi melakukan perilaku tak terpuji. Menurut Hasir, hal yang dilakukan Andi sangat bertolak belakang dengan kesehariannya di kantor yang baik dan ulet.

"Makanya saya kaget saat dengar soal beritaya tentang video penendangan itu. Sangat bertolak belakang," ujarnya.

Hasir pun mengaku belum pernah bertemu kembali dengan Andi semenjak kejadian viral tersebut, lantaran Andi masih diperiksa di kepolisian.

Perihal sanksi, Hamsir menuturkan bahwa itu merupakan ranah dari Inspektorat, dan ia mengaku tidak mengetahui sanksi apa yang nantinya akan Andi terima.

"Kan sudah di Inspektorat. Sanksi berat atau ringan itu wilayahnya Inspektorat," pungkasnya.

Dua hari selang kejadian viral tersebut, Syahruddin selaku Kepala Satuan Reserse
Kriminal Kepolisian Resor Sinjai, menetapkan Andi Iswadi sebagai tersangka.

"Sudah tersangka setelah menjalani pemeriksaan. Pasalnya 360 ayat (2) KUHP dan (UU) Perlindungan Anak," ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/9).

Menurut Syahruddin, Andi dikenakan UU Perlindungan Anak sebab korban arogansinya masih di bawah umur. "Korbannya masih pelajar SMP," tuturnya singkat.

Atas terjadinya peristiwa ini, Bupati Sinjai, Andi Seto Gandista Asapa, mengaku sangat menyayangkan perilaku Andi, menurutnya ASN seharusnya memberikan contoh dan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Dirinya pun telah memerintahkan Inspektorat Sinjai untuk melakukan pemeriksaan dan pemberian sanksi berupa pemberhentian sementara terhadap Andi Iswadi.

"Kita berhentikan sementara. Nanti Inspektorat juga akan memeriksa dia," ujar Andi Seto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/9).

Reporter: Putri Oktafiani [cob]