Bale Mau Pulang ke Madrid, Tapi Diberikan PR Sulit oleh Presiden

Yudhi Maulana
·Bacaan 2 menit

VIVA – Rencana Gareth Bale untuk kembali ke pelukan cinta lamanya, Real Madrid disambut baik oleh Presiden El Real, Ramon Calderon. Dia membuka pintu lebar-lebar untuk pemain asal Wales itu, namun ada pekerjaan rumah yang diberikan oleh sang Presiden.

Keputusan sudah dibuat oleh Gareth Bale soal masa depannya di dunia sepakbola. Dia positif ingin kembali ke Real Madrid, klub yang belakangan menyakitinya.

Bale kini membela Tottenham Hotspur sebagai pemain pinjaman. Sejak musim panas lalu, pemain asal Wales ini membela klub yang membesarkan namanya. Sebuah kondisi yang lebih baik ketimbang terus ditelantarkan Real Madrid.

Harapan Bale pun untuk unjuk gigi lagi terealisasi. Dia sukses meyakinkan dunia bahwa masih memiliki potensi besar di umur yang menyentuh kepala tiga.

Bersama Spurs, Bale total sudah menciptakan 10 gol dan 3 assist. Namun alih-alih serius menitih karier lagi bersama Spurs, Bale malah ingin pulang ke Santiago Bernabeu, ada apa gerangan?

"Tujuan saya kembali ke Tottenham musim ini adalah mendapatkan jam bermain. Saya ingin kembali fit, itu adalah tujuan utama. Menuju Piala Eropa dan saya ingin dalam kondisi baik untuk bertanding," kata Bale, seperti dilansir Skysports.

"Saya masih memiliki kontrak 1 tahun bersama Madrid. Rencana saya adalah kembali setelah Euro," lanjut dia.

Calderon menanggapi pernyataan Bale, dia buka suara. Meski tidak secara gamblang menyatakan sikap, namun Calderon menyiratkan bahwa Madrid siap menampungnya lagi.

"Dia tidak bahagia bersama Tottenham, Jose Mourinho juga tidak bahagia dengan penampilan dari Bale. Mourinho tidak memperdulikannya dan Bale pun kecewa, itu sebabnya dia ingin kembali ke Madrid," kata Calderon, seperti dilansir Goal.

Calderon menambahkan bahwa Bale kembali ke Santiago Bernabeu kenyataannya punya PR sulit. Dia wajib memberikan kemampuan terbaik jika tidak ingin bernasib serupa sebelum ke Spurs.

"Real Madrid merupakan tim yang punya tuntutan besar. Fans merasa sudah membayar banyak uang untuk pemain yang tidak bagus, dan jika dia bisa optimal, fans juga akan mendukung," lanjut dia.