Baliho Besar Selamat Datang Habib Rizieq Terpasang di Jakarta Pusat

Syahrul Ansyari, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA - Baliho berukuran kurang lebih 5x8 meter bertuliskan 'SELAMAT DATANG IMAM BESAR UMAT ISLAM INDONESIA' Al Habib Muhammad Rizieq Syihab di Tanah Air Tercinta Indonesia terpajang di Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat. Baliho itu dipersiapkan untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq Shihab ke tanah air.

Sekertariat DPP 212, Oji, belum dapat menyebutkan secara pasti jadwal kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air. Namun, menurut dia, jadwal kepulangan akan disampaikan oleh Rizieq sendiri.

"Nanti akan disampaikan langsung oleh Al Habib Muhammad Rizieq Syihab. Untuk sementara, kami belum tahu jelas kapan Habib Rizieq pulang," kata Oji, Senin 26 Oktober 2020.

Baca juga: Dubes RI Sindir FPI Politisasi Makkah soal Habib Rizieq Pulang

Saat ditanya lebih jauh perihal persiapan apa saja yang dilakukan untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, Oji enggan membeberkan secara rinci. Sebab, kewenangan untuk berbicara kepada awak media belum mendapat lampu hijau.

"Harusnya kalau mau wawancara wartawan buat janji dulu," katanya.

Pantauan di Markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Jakarta Pusat tampak sepi. Terlihat hanya ada beberapa orang yang tengah memperbaiki jalan di depan Markas FPI itu.

Menurut seorang warga, hal itu dilakukan untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia.

"Iya bener itu yang ada orang lagi nyemen jalan. Kalau di depan dan samping 212 mart itu kantor DPP-nya," ujarnya.

Sebelumnya, isu kepulangan Habib Rizieq sempat mencuat beberapa waktu lalu, di mana Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif mengklaim, bahwa cegah-tangkal (cekal) terhadap Habib Rizieq Shihab telah resmi dicabut. Habib Rizieq Shihab sedang mengurus proses untuk segera pulang ke Indonesia.

"Pada hari ini, IB-HRS secara resmi sudah dicabut cekalnya dan sudah dibebaskan dari denda apapun, karena IB-HRS tidak bersalah. Selanjutnya, IB-HRS menunggu proses administrasi bayan safat (exit permit) dan pembelian tiket, serta penjadwalan kepulangan ke Indonesia," ujar Ma'arif berdasarkan keterangan resminya, Selasa, 13 Oktober 2020. (ren)