Balikpapan-Samarinda Tersambung Tol 97,3 Km, Ini Harapan Jokowi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, serta sejumlah pejabat terkait lainnya, meresmikan Seksi I dan Seksi V Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Tol Balsam).

Dengan diresmikannya dua seksi di Jalan Tol Balsam tersebut, maka jalan tol itu telah tersambung dan beroperasi penuh dari total lima seksi yang ada.

"Hari ini telah selesai seluruh ruas Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 97,3 km telah tuntas dikerjakan," kata Jokowi di lokasi peresmian Gerbang Tol Manggar yang disiarkan secara virtual, Selasa 24 Agustus 2021.

Baca juga: BSI Lakukan RUPSLB, Tuan Guru Bajang Jadi Wakil Komisaris Utama

Jokowi menilai hal ini juga menjadi sejarah, karena jalan tol ini adalah jalan tol yang pertama di Pulau Kalimantan. Rampungnya jalan tol ini disebut merupakan capaian yang patut disyukuri, sebagai penanda bahwa pembangunan infrastruktur tidak terpusat hanya di Pulau Jawa atau Sumatera saja, tetapi juga merata ke pulau-pulau yang lain.

"Kita harapkan dengan adanya jalan tol ini akan menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dan juga perbaikan jaringan logistik kita agar lebih baik, lebih efisien, dan lebih cepat," ujarnya.

Dengan jaringan logistik yang lebih baik, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah juga akan berupaya memperbaiki daya saing komoditas asli dalam negeri, terutama komoditas-komoditas yang diproduksi di Kalimantan Timur. Karena jika akses semakin lancar dan mampu menurunkan biaya logistik, maka tentu saja produk-produk ekspor dari Kalimantan Timur akan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

"Sehingga menjadikan ekonomi di Kalimantan Timur semakin efisien dan kompetitif," kata Jokowi.

Dengan telah beroperasinya seksi II, III, dan seksi IV sejak diresmikan pada Desember 2019 lalu, tercatat rata-rata harian lalu lintas kendaraan yang lewat mencapai sekitar 4.000-5.000 kendaraan per hari. Diharapkan dengan tersambungnya Jalan Tol ini bisa meningkat menjadi 11.000 kendaraan per hari.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian berharap, Jalan Tol Balsam ini dapat menjadi tulang punggung yang menciptakan kawasan perekonomian baru di Pulau Kalimantan.

"Dengan memangkas biaya logistik barang dan jasa serta waktu tempuh antar Balikpapan-Samarinda dari semula sekitar tiga jam menjadi hanya sekitar 1,5 jam saja," ujarnya.

Diketahui, Jalan tol Balsam dibangun sejak November 2016, dan terdiri dari lima seksi, yaitu Seksi I ruas Balikpapan-Samboja (21,66 Km), Seksi II ruas Samboja-Muara Jawa (30,98 Km), Seksi III Muara Jawa-Palaran (17,30 Km), Seksi IV Palaran-Samarinda (16,59Km), dan Seksi V ruas Balikpapan-Manggar (10,74 Km).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel