Balita Cina Sekarat Setelah Dibanting Pria Tak Dikenal

Seorang bayi perempuan berusia dua tahun berada dalam kondisi kritis pada Kamis (25/7) setelah dibanting ke tanah oleh seorang pria tak dikenal.

Pria itu sedang bertengkar dengan ibu si bayi terkait masalah parkir, tutur pihak rumah sakit dan media pemerintah. Pria itu, yang bermarga Han, awalnya hendak parkir di sebuah pemberhentian bus di Beijing, demikian dilaporkan Beijing Times, mengutip pernyataan saksi mata.
 
Namun wanita pejalan kaki itu tidak memberi jalan karena sedang memeriksa putrinya.
 
Han, yang berusia 40-an, keluar dari Hyundai Sonata-nya dan memukul wanita itu sebelum merenggut si balita, kemudian mengangkatnya dan membantingnya “dengan keras” ke tanah, tutur saksi mata, seorang pedagang kaki lima bermarga Zhou.
 
 “Setelah dibanting, balita itu tidak bersuara, bahkan tidak menangis kesakitan,” tutur Zhou seperti dikutip surat kabar itu.
 
Seorang pria lain keluar dari mobil dan juga memukuli ibu itu sebelum pasangan tersebut melarikan diri, tambahnya.
 
Ibu itu bergegas membawa putrinya ke fasilitas kesehatan terdekat dan ada laporan yang mengatakan bahwa balita itu tewas saat dipindahkan ke Rumah Sakit Beijing Tiantan.
 
Namun rumah sakit itu mengatakan kepada AFP bahwa balita itu masih dalam perawatan.
 
 “Dia masih hidup,” kata seorang pejabat rumah sakit, yang namanya tidak disebutkan tanpa memberikan detail lebih lanjut.
 
The Legal Daily mengatakan, gadis cilik itu masih dalam kondisi kritis. Dia sempat berhenti bernapas dan tetap menggunakan alat pernapasan untuk mempertahankan kondisinya.
 
Polisi menangkap Han, yang baru keluar dari penjara pada tahun ini setelah menjalani hukuman akibat kasus pencurian, di sebuah pemandian air panas pada Rabu dan menahannya, kata laporan itu.
 
Jika gadis cilik itu selamat, Han bisa didakwa melakukan penganiayaan serius, ujar pengacara seperti dikutip Legal Daily, dengan ancaman penjara maksimal sepuluh tahun.

Namun, jika gadis cilik itu meninggal, dia bisa didakwa melakukan pembunuhan dengan ancaman hukuman mati, seperti disebutkan dalam berbagai laporan lainnya.

Pria lain yang bersama Han sudah menyerahkan diri ke polisi.
 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.