Balita Jepang Diajarkan Pencet Klakson Setelah Ada Bocah Tewas Sendirian di Dalam Bus

Merdeka.com - Merdeka.com - Tempat penitipan anak di Kota Sayama, Jepang Timur mengajarkan murid-muridnya untuk menggunakan klakson jika mereka tertinggal sendirian di bus. Pelatihan ini diajarkan agar anak-anak dapat menyelamatkan diri jika tertinggal sendirian.

Dikutip dari The Mainichi, Kamis (15/9), pusat penitipan anak itu mengajarkan murid-muridnya kelas keselamatan lalu lintas melalui pengalaman.

Dari 140 anak yang berada di pusat penitipan itu, 42 anak dari kelas yang lebih muda dan wali mereka berpartisipasi dalam latihan yang akan selesai pada Jumat besok. Pelatihan ini dimulai sejak Senin lalu.

Polisi Kota Sayama turut berpartisipasi dalam latihan itu. Mereka menjelaskan kepada anak-anak model-model kemudi mobil dan bagaimana cara untuk membunyikan klakson hingga seseorang datang menemui jika tertinggal di dalam sendirian.

Anak-anak pun duduk satu per satu di atas kemudi dan membunyikan klakson, bahkan seorang anak mengatakan suara klakson yang keras mengagetkannya.

"Anak saya biasanya disuruh untuk tidak menyentuh setir, tetapi saya merasa lega kami dapat menjalani pengalaman seperti ini," ujar seorang wali kepada Mainichi Shimbun.

Pelatihan ini diajarkan sebab sebelumnya seorang anak perempuan berumur 3 tahun dari Kota Makinohara, Prefektur Shizouka Jepang meninggal setelah tertinggal sendirian di bus. Anak perempuan itu tertinggal selama 5 jam di dalam bus ketika panas kota itu meningkat di atas 30 derajat Celcius.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]