Balita Meninggal Diduga Dianiaya Pasangan Lansia di Pasar Rebo Jaktim

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang balita AF (2) meninggal dunia di puskesmas Pasar Rebo, Jakarta Timur. Bayi tersebut diduga menjadi korban penganiayaan oleh pasutri lansia yang dititipkan oleh ibu kandungnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono mengatakan, laporan adanya bayi yang meninggal diduga dianiya berawal dari pihak puskesmas yang melaporkan ke polisi. Bermodalkan dari laporan tersebut, kepolisian langsung terjun ke lokasi.

"Hari Selasa (17/1) malam itu kita dapat laporan ada bayi yang di bawa ke puskesmas Pasar Rebo. Dari sana Balita sudah meninggal karena dari puskesmas laporan ke kita cerita adanya dugaan penganiayaan lalu tim dari kita datang ke sana tim Polres PPA Jakarta Timur," kata Budi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (19/1).

Sejumlah saksi yang diminta keterangan merujuk pada pasangan suami istri lansia serta ibu kandung korban. AF sendiri dititipkan ke pasangan lansia sejak April 2022 lalu.

Budi belum merinci alasan ibu kandung AF menitipkan kepada pasangan lansia itu. Motif sementara pasangan lansia menganiaya korban karena kesal sang anak rewel meminta susu. Namun, ibu korban tidak meninggalkan uang.

"Motif sementara anak itu dititip begitu saja di rumah kakek nenek tiri terus si anak rewel, lalu tidak diberikan uang susu dan sebagainya. Sehingga si anak rewel ditempeleng, dipukul," imbuh dia.

Kapolre Metro Jakarta Timur itu menyebut sang ibu kandung memang memiliki hubungan jauh dari salah satu pasutri lansia itu. Kedua lansia terduga pelaku penganiayaan ditahan di Polres Jaktim.

"Sudah di kantor dan sudah ditahan juga dari kemarin," tutupnya. [ray]