Balques Manisang, Sejak Kecil sudah Wawancara Mama Tersayang

Syahdan Nurdin
·Bacaan 2 menit

VIVA – Penuh tantangan. Tiga hari dua malam liputan bencana. Subang, Sumedang, Bandung. Pulang ke Jakarta pun diadang banjir. "Saya baru sampai Jakarta, 6 jam dari Bandung," cerita Balques Manisang, Sabtu, 20 Februari 2021.

Itulah sedikit kisah Balques Manisang saat liputan di lapangan untuk program FAKTA yang tayang di tvOne setiap Senin, Pukul 21.00-22.00 WIB.

Meski terlihat melelahkan, badan hancur, capai, kurang tidur, apalagi saat pandemi COVID-19 seperti ini, Balques tetap menjalaninya dengan profesional bersama tim FAKTA.

Tampaknya menjadi jurnalis sudah menjadi panggilan jiwanya saat kecil. Dari kecil, Balques suka "mewawancarai" mama tersayangnya yang sedang masak atau beraktivitas di rumah.

Untuk mewawancarai mirip jurnalis, Balques kecil dengan lugunya mencari benda apa saja yang bisa dijadikan mikrofon untuk wawancara mamanya.

Tak hanya itu, saking sukanya dengan profesi jurnalis ini, Balques sampai membujuk mamanya untuk menonton berita jam 9 malam program Dunia Dalam Berita TVRI.

Padahal waktu itu baru lulus TK mau kelas 1 SD, biasanya jam-jam itu, Balques sudah harus tidur. Tapi ia malah nonton berita. "Suka dengan segala hal di dalamnya yang informatif dan faktual," ujar Balques yang kini bergabung dengan tvOne.

Bagi Balques masuk tvOne itu sebuah tantangan. Ia masuk pada 2008, tahun berdirinya tvOne. Menurutnya, stasiun baru kala itu di tahun 2008, bukanlah stasiun yang punya citra tv berita.

"Tapi saya suka tantangan, saya suka membangun banyak hal dalam hidup dari nol, menjadi pionir "memang beda", gagal, berhasil, gagal, berhasil, hingga bersinarnya tvOne, sebagai televisi News and Sport yang kredibel," cerita Balques kelahiran Solo, 11 November 1985.

Kini tvOne sudah berusia 13 tahun dengan tagline "Memang Beda". Menjadikan tvOne sebagai tv berita nomor satu di Indonesia bukanlah hal yang mudah. Balques Manisang yang ikut bagian dari awal berdirinya tvOne memiliki tantangannya sendiri.

Balques, lulusan The London School of Public Relation 2007, memulai kariernya dari bawah sebagai reporter. Tentu liputan di lapangan banyak tantangannya. Mulai mengejar narasumber, menaklukkan medan yang rawan, hingga investigasi kasus yang rumit dan mengancam nyawanya.

"Menjadi jurnalis yang terjun langsung ke lapangan memberikan saya kesempatan lahir batin menjadi bermanfaat untuk mereka yang tak punya tempat untuk bersuara, sambil berupaya menjadi sebaik-baiknya manusia," ujar presenter tvOne yang memiliki kekuatan dalam liputan investigasi ini.

Selain liputan di lapangan sebagai jurnalis. Balques juga dipercaya KPU untuk menjadi moderator Debat Kelima Capres dan Cawapres Pilpres 2019 yang menghadirkan pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi.

Dengan sejumlah pengalaman dan kualitasnya, Balques pun diganjar menjadi Produser dan Host program FAKTA tvOne dan Presenter program Saatnya Perempuan Bicara.

Ini bagian kesuksesan Balques di tvOne. Tapi menurutnya, menjadi jurnalis bukan soal membesarkan nama pribadi, namun membesarkan karya itu sendiri di mana pun berada.

"Jika kamu berkarya dengan segala jatuh bangunnya tetap dijaga kualitas dan integritasnya, maka nama baikmu sebagai jurnalis akan dihargai dengan sendirinya," tegas Balques.