Bambang : Penggelapan Pajak Kejahatan Luar Biasa

Jakarta (ANTARA) - Anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mengatakan sudah waktunya tindak pidana penggelapan pajak dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa dengan hukuman yang berat sehingga mampu memberikan efek jera bagi yang lainnya.

"Sudah waktunya penggelapan pajak diklasifikasi sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary Crime). Sebab negara dan rakyatlah yang paling dirugikan oleh kejahatan seperti itu," kata anggota komisi III DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis.

Menurut Bambang dengan klasifikasi kejahatan luar biasa, hukuman terhadap pelaku penggelapan pajak pun harus luar biasa alias maksimal, agar tumbuh efek jera.

Selam ini tambahnya hukuman terhadap pelaku penggelapan pajak belum menimbulkan efek jera, sehingga oknum pegawai Ditjen Pajak dan pebisnis nakal terus mencari celah untuk melakukan penggelapan pajak.

"Tidaklah mengejutkan ketika Rabu (6/6) siang kemarin KPK kembali menangkap oknum pegawai Ditjen Pajak yang diduga akan menerima suap dari seorang pengusaha," kata Bambang.

Menurut Bambang selama sanksi hukum terhadap pelaku penggelapan pajak demikian minimalis seperti sekarang, kejahatan yang satu ini tak akan pernah bisa dihentikan. Oknum Ditjen Pajak yang korup dan pebisnis nakal akan terus mencari modus lain yang lebih aman agar perbuatan mereka lolos dari pantauan penegak hukum.

"Saya juga mengapresiasi langkah KPK yang mulai pro aktif menyentuh dan menggarap kejahatan di bidang perpajakan," katanya.

Bambang berharap tangkapan Rabu kemarin bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar jaringan mafia pajak.

"Kejahatannya memang penggelapan pajak. Tapi modusnya tetap koruptif. Karena itu, tak ada alasan bagi KPK untuk menghindar dari kasus-kasus penggelapan pajak," kata Bambang Soesatyo.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.