Bambang: Setgab Ingin Century Berputar Seperti Tong Setan

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Bambang Soesatyo, salah seorang anggota Timwas Kasus Century DPR mengakui penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) akan mendapat tantangan berat dari Setgab yang masih ingin berusaha membenamkan kasus tersebut.

Setgab, diakui Bambang, ingin membawa kasus Century berputar-putar seperti 'tong setan' ke proses hukum seperti kasus BLBI yang hingga kini tidak tuntas-tuntas dan menjadi beban rakyat melalui APBN Rp.60 triliun setiap tahunnya.

Namun, politisi muda Golkar ini tidak akan gentar memperjuangkan HMP bersama dengan rekan lainnya meskipun ada usaha Setgab membenamkan kasus ini.

"Saya dan beberapa kawan yang konsisten akan tetap memperjuangkan agar rekomendasi timwas kepada DPR mempertimbangkan penggunaan HMP," tekad Bambang kepada Tribunnews, Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Apalagi, tandas dia, mengingat kasus Century ini telah ditetapkan KPK ada tindak pidana korupsi dan Boediono, Gubernur BI ketika itu berperan atau terlibat dalam sejumlah pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan sebagaimana juga temuan BPK dan Pansus Century.

Minimal, menurutnya lagi, agar dimasukkan dalam 'catatan' bahwa ada beberapa anggota DPR lebih dari satu fraksi yang tetap konsisten mendorong penggunaan HMP sebagai jalan yang paling terhormat bagi mantan gubernur BI yg sekarang menjadi Wapres.

Khususnya untuk membuktikan dirinya tidak bersalah di pengadilan Mahkamah Konstitusi. "Ketimbang proses hukum di KPK yang berujung pada pengadilan pidana tipikor," jelas dia.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.