Bamusi PDIP Bela Din Syamsuddin, Risma Mau Lelang Mobil Mewah

Bayu Nugraha
·Bacaan 4 menit

VIVA – Isu serangan radikal yang ditujukan terhadap eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, cukup menuai polemik dan menjadi perhatian pembicara VIVA. Isu disuarakan sejumlah alumni Institusi Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Gerakan Anti Radikalisme (GAR).

Banyak pihak membela Din Syamsuddin dan menyebut isu tersebut tak mendasar. Salah satu pihak yang membela yakni Organisasi sayap PDIP, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Isu tudingan radikan ke Din dinilai berlebihan.

Selain pemberitaan mengenai isu tuduhan radikal Din Syamsuddin, juga berita yang menarik pembaca yaitu respons Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, terkait pernyataan 'silakan kritik pemerintah'. Pernyataan itu sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi dalam acara laporan akhir tahun Ombudsman RI, pekan lalu.

Lalu ada juga pemberitaan Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma yang siap melelang tiga mobil mewah, dan uang hasil lelang untuk membantu korban bencana alam.

Disamping tentunya masih banyak berita-berita pilihan redaksi lainnya yang menarik disimak pembaca setia VIVA. Berikut lima berita terpopuler VIVA sepanjang Sabtu kemarin, 13 Februari yang terangkum dalam round up berikut ini:

1. Bamusi PDIP Pasang Badan Bela Din Syamsuddin yang Diserang Isu Radikal

Organisasi sayap PDIP, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ikut menanggapi isu serangan radikal yang ditujukan terhadap eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Isu tudingan radikan ke Din dinilai berlebihan.

Ketua PP Bamusi Muhammad Sukron menyatakan pelaporan kepada Din ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh sejumlah alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) atas tuduhan islam radikal.

Sukron menyatakan Bamusi siap membela Din yang dituduh radikal. Bagi dia, menuduh Din sama saja dengan menuduh Bamusi sebagai organisasi radikal.

Baca selengkapnya di sini

2. Jokowi Mau Dikritik, JK: Bagaimana Caranya Tanpa Dipanggil Polisi

Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, turut menanggapi pernyataan 'silakan kritik pemerintah'. Pernyataan itu sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi dalam acara laporan akhir tahun Ombudsman RI, pekan lalu.

Menurut JK, begitu ia disapa, polemik mengenai pernyataan Presiden itu sendiri telah mendapat pro-kontra tanggapan di masyarakat. Banyak pertanyaan muncul dari pernyataan itu.

"Walaupun mendapat berbagai kritik beberapa hari lalu, presiden mengumumkan ‘silahkan kritik pemerintah'. Tentu banyak pertanyaan, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita.” kata JK saat berbicara dalam acara Mimbar Demokrasi Kebangsaan yang dihelat Fraksi PKS DPR secara virtual, Jumat 12 Februari 2021.

Baca selengkapnya di sini

3. Moge Terabas Ganjil Genap, Bima Arya: Jangan Mentang-mentang

Wali Kota Bogor Bima Arya langsung berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota untuk melacak konvoi motor gede atau moge Harley Davidson yang menerabas pemeriksaan plat nomor ganjil genap Kota Bogor. Bima mengatakan, aturan ganjil genap berlaku untuk semua, tak terkecuali moge.

"Kami mendapatkan informasi itu tadi siang menjelang sore. Sampai saat ini kami masih berkoordinasi untuk menelusuri siapa, dari mana, tujuan ke mana," kata Bima di Mapolresta Bogor Kota didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Polresta Bogor Kota, Jumat malam 12 Februari 2021.

Baca selengkapnya di sini

4. Detik-Detik Evakuasi 7 Penumpang Minibus Tersesat di Hutan Majalengka

Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat, mengevakuasi tujuh penumpang minibus yang tersesat di Hutan Gunung Putri Blok Maniis Tonggoh, Majalengka, dengan selamat.

"Ada tujuh orang di dalam kendaraan minibus dan semua dalam kondisi sehat," kata Kapolsek Cingambul Polres Majalengka AKP Udin Saepudin di Majalengka, Sabtu, 13 Februari 2021.

Udin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya minibus yang tersesat saat sedang berada di jalan menuju hutan di Gunung Putri Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jumat, 12 Februari sekitar jam 23.00 WIB.

Baca selengkapnya di sini

5. Risma Mau Lelang Roll Royce dan 2 Mercy, Duitnya Buat Korban Bencana

Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma berencana melelang sedikitnya tiga mobil mewah dari unit undian yang tidak diambil oleh pemenangnya. Duit hasil lelang nantinya akan dipakai untuk membantu korban bencana alam. Rencana itu masih akan dikoordinasikan mantan Wali Kota Surabaya itu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terkait absah atau tidaknya dengan aturan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Risma usai menghadiri acara penyaluran donasi Rp1,6 miliar dari aplikasi Super melalui Kemensos di kantor Super di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 13 Februari 2021. “Aku dikasih tahu Pak Sekab (Sekretaris Kabinet), Pak Pram (Pramono Anung), ada mobil-mobil mewah hasil undian yang tidak diambil oleh pemenangnya,” katanya.

Baca selengkapnya di sini