Ban Achilles Indonesia Direcall di AS

Salah satu produk ban Achilles buatan PT Multistrada Arah Sarana, Tbk, dikabarkan terkena 'recall' oleh badan administrasi keselamatan jalan raya nasional atau National Highway Traffic Safety Administration di Amerika Serikat. Pada laporan resmi tertanggal 5 April 2012 ban model Desert Hawk A/P dan Radar Radial RLT-9 dinyatakan berada di bawah standar ketentuan keselamatan kendaraan bermotor Nomor 139.

Ban Desert Hawk A/P itu sendiri digunakan untuk kendaraan niaga ringan dengan ukuran LT215/85R16 115/112L 10PR, LT235/85R16 120/116L 10PR, LT225/75R16 115/112L 10PR yang diproduksi antara Januari 2010 dan November 2011.

Adapun ban Radar Radial untuk yang berkode RLT-9 yang diproduksi pada 30 Desember 2009 hingga 31 Januari 2011. Ketentuan pada nomor tersebut mengatur tentang 'masalah pneumatic pada ban radial untuk kendaraan ringan'.

NHTSA melaporkan bahwa bagian yang terbenam dan menahan di pelek di model Desert Hawk terlalu tipis. Sementara itu, model Radar mengalami cacat dinding samping. Menurut NHTSA, persoalan pada dua model ban ini bisa meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan, terutama bila ban kurang tekanan angin.

Mereka meminta Multistrada menarik 36.592 ban tersebut dari pasar AS. Pihak NHTSA juga meminta perusahaan ban tersebut menarik ban yang dibeli konsumen dan menggantinya secara gratis.

Sebagai informasi, ban Achilles Desert Hawk AP yang terkena recall di AS ini juga dijual di Indonesia. Namun, pihak produsen ban yang bersangkutan belum bisa dihubungi terkait rencana penarikan di Tanah Air. (kpl/why/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.