Bandara Hang Nadim Wajibkan Rapid Tes Antigen saat Libur Natal dan Tahun Baru

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan aturan terkait protokol kesehatan perjalanan selama libur hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Peraturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Untuk mengantisipasi dan memberikan pelayanan kepada calon penumpang yang akan berangkat dengan menggunakan transportasi udara, namun belum melakukan pemeriksaan Rapid Antigen, pihak Bandara Hang Nadim Batam telah menyiapkan pelayanan pemeriksaan Rapid Antigen serta menambah jumlah kursi dan menata ulang antrian.

Pelaksana tugas (PLT). Direktur Badan Usaha Bandara Hang Nadim dan TIK BP Batam, Benny Syahroni, mengataka persiapan pelayanan Rapid Antigen dan penambahan kursi sudah dilakukan pihaknya sejak Minggu malam.

Persiapan itu juga termasuk dengan penambahan SDM untuk pemeriksaan Rapid Antigen yang bekerjasama dengan RSBP Batam dan dukungan Kantor Kesehatan Pelabuhan (Hang Nadim) Batam, dan peningkatan koordinasi pengawasan pengamanan bersama jajaran Avsec Bandara Hang Nadim, Polsek Khusus Bandara, dan Lanud TNI AU Hang Nadim.

“Persiapan dan penambahan ini semua kami lakukan agar kendala para calon penumpang yang akan berangkat dapat kami atasi serta memberikan kenyamanan,” ujar Benny Syahroni dalam siaran tulis yang diterima Liputan6.com, Selasa(22/12/2020).

Benny menambahkan pihak Bandara meminta agar para calon penumpang dapat berangkat lebih awal ke bandara agar waktu untuk pemeriksaan tercukupi dan tentunya memberikan kenyamanan bagi calon penumpang itu sendiri

“Penerapan protokol kesehatan tetap kami kedepankan,” kata Benny.

Sebagai gambaran rata-rata waktu yang dibutuhkan pemeriksaan Rapid Antigen di Bandara Hang Nadim, yaitu pendaftaran (30 detik - 1 menit), pengisian formulir (4-5 menit) per orang, pembayaran (30 detik-1 menit), dan pemeriksaan membutuhkan waktu 3 hingga 4 menit per orang.

Benny berharap para calon penumpang dan semua pengguna jasa bandara dapat menerapkan protokol kesehatan di lingkungan Bandara Hang Nadim, memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bandara Hang Nadim Batam Perketat Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan di Bandara Hang Nadim Batam
Protokol kesehatan di Bandara Hang Nadim Batam

Menjelang perayaan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, masyarakat seluruh Indonesia tengah bersiap-siap untuk melakukan perjalanan jauh menuju kota asalnya masing-masing, baik untuk merayakan hari-hari besar tersebut, maupun sekadar berwisata menghabiskan sisa akhir tahun 2020.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, telah meramalkan adanya lonjakan penumpang yang menggunakan armada, baik angkutan udara maupun angkutan laut, akan terjadi selama arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) terjadi, yaitu pada tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Mengingat tingkat penyebaran Covid-19 yang belum surut, menimbulkan kekhawatiran bagi pemerintah pusat dan daerah, tidak terkecuali Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pengelola Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar pada Selasa (14/12/2020) kemarin, usai Rapat Persiapan Operasional Posko Terpadu Angkutan Udara Menyambut Perayaan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021

Ia mengatakan, penting bagi masyarakat yang akan melangsungkan perjalanan dengan transportasi udara untuk memperhatikan protokol kesehatan dengan saksama.

Menurutnya, saat ini implementasi protokol kesehatan oleh masyarakat semakin mengalami penurunan. Hal ini berbanding terbalik dengan angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terus melonjak naik.

“Beberapa instansi sudah menyatakan kesiapannya untuk mengawal ketat pelaksanaan protokol kesehatan calon penumpang, seperti Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim yang akan menurunkan seluruh personil keamanan selama 24 jam penuh, pihak KKP Bandara akan menambah 7 orang anggotanya untuk pemeriksaan dokumen kesehatan, dan pihak maskapai juga siap untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan,” jelas Dendi.

Posko Pengamanan

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China saat tiba di bandara internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Para WNI langsung ke luar pesawat untuk selanjutnya menuju Natuna, Kepulauan Riau. (Photo by Handout/Indonesian Embassy/AFP)
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China saat tiba di bandara internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Para WNI langsung ke luar pesawat untuk selanjutnya menuju Natuna, Kepulauan Riau. (Photo by Handout/Indonesian Embassy/AFP)

Dendi, melanjutkan, meski BP Batam dan pihak lainnya telah menyiapkan posko pengamanan dan menambah jumlah personil kesehatan beserta keamanan, bila pengguna jasa transportasi tidak mengindahkan anjuran penerintah, maka fasilitas yang disediakan akan menjadi sia-sia.

Dendi mengatakan, instruksi untuk mengawal ketat pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam rangka Nataru di bandara Hang Nadim, sudah disampaikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kepada pengelola bandara.

“Untuk itu, yang harus diperhatikan oleh calon penumpang, selain protokol kesehatan adalah datang lebih cepat 2 atau 3 jam sebelum jadwal penerbangan Anda. Hal ini kami imbau guna mencegah kemungkinan terjadinya penumpukan saat mengantre di pintu keberangkatan dan menambah kenyamanan Anda selama proses bepergian,” ujar Dendi.

Infografis Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik

Infografis Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: