Bandara Jambi uji coba "autogate" validasi dokumen penumpang

·Bacaan 2 menit

Bandara Sultan Thaha Jambi berhasil memadukan aplikasi "PeduliLindungi' dengan "autogate" yang saat ini sedang dilakukan proses ujicoba penggunaannya kepada para calon penumpang pesawat.

"Kini penumpang pesawat harus memindai QR-Code yang ada di aplikasi 'PeduliLindungi' untuk bisa masuk ke Bandara Sultan Thaha Jambi," kata Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Sulthan Thaha Jambi Agoes Soepriyanto di Jambi, Sabtu.

Penggunaan teknologi digitalisasi itu baru pertama kali di Indonesia, Jambi yang pertama dan yang melahirkan inovasi dapat mengintegrasikan antara PeduliLindungi dengan autogate sekaligus sebagai validasi dokumen secara digital.

Penumpang pesawat yang telah memindai QR-Code dan syarat penerbangan telah lengkap atau layak terbang pintu keberangkatan/Autogate akan terbuka.


Baca juga: Bandara AP II wajibkan aplikasi PeduliLindungi untuk keberangkatan


Selanjutnya penumpang langsung bisa langsung ke check-in counter mengambil boarding pas. Penumpang yang telah melakukan web checking/sSelf check-in bisa langsung menuju "boarding lounge".

Namun yang tidak tervalidasi secara digital, autogate tidak terbuka akan di arahkan ke meja KKP untuk melakukan pemeriksaan/validasi dokumen secara manual. Sistem digitalisasi atau "One Touch Service Document Validation" akan diterapkan mulai Senin 23 Agustus 2021.

"Sekarang sedang uji coba, dan berjalan lancar sejauh uji coba ini," kata Agus menambahkan.

Sejak pandemi COVID-19 melanda, Bandara Jambi terus melakukan berbagai upaya penyesuaian dan membuat inovasi untuk menjaga kenyamanan penumpang.


Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta terapkan validasi dokumen kesehatan digital


Agus juga menyebutkan, keselamatan, kenyamanan dan keamanan penumpang baik dalam penerbangan maupun pasca penerbangan terkait kesehatan juga menjadi prioritas pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk sektor penerbangan.

Komitmen bandara terbesar di Provinsi Jambi tersebut diimplementasikan ke dalam peningkatan layanan pengecekan prosedur kesehatan bagi penumpang, menyediakan fasilitas kesehatan serta beberapa elemen lainnya dalam meningkatkan kesadaran penumpang untuk menerapkan protokol kesehatan yang maksimal.

Baca juga: Bandara Radin Inten Lampung wajibkan penumpang pakai "PeduliLindungi"

Baca juga: Bandara I Gusti Ngurah Rai jadi contoh integrasi dokumen kesehatan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel