Bandara Kabul Afghanistan Kembali Dibuka, Terima Bantuan dan Penerbangan Domestik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Kabul - Maskapai Ariana Afghan Airlines melanjutkan beberapa penerbangan antara Kabul dan tiga kota besar di Afghanistan pada Sabtu (4/9), menandai kembali beroperasinya bandara Ibu Kota Negara tersebut pascaevakuasi sejumlah personel militer dan warga negara asing serta warga Afghanistan dari negara yang kini dikuasasi Taliban itu.

Dikutip dari Channel News Asia, Minggu (5/9/2021) pihak maskapai mengatakan, penerbangan itu berlangsung setelah tim teknis dari Qatar membuka kembali bandara ibu kota untuk memberikan bantuan dan layanan domestik ke Afghanistan.

Maskapai itu menyatakan dalam laman Facebook-nya, bahwa penerbangan antara Kabul dan kota barat Herat, Mazar-i Sharif di Afghanistan utara dan Kandahar telah dimulai.

"Ariana Afghan Airlines dengan bangga melanjutkan penerbangan domestiknya," demikian pernyataan maskapai tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Area Landasan Pacu Bandara Telah Diperbaiki

Foto satelit yang diambil oleh Planet Labs Inc., kendaraan dan pesawat yang ditinggalkan dan cacat terlihat di bandara internasional Kabul setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan, Selasa (31/8/2021).  Taliban kini memegang kendali penuh atas Bandara Kabul. (Planet Labs Inc. via AP)
Foto satelit yang diambil oleh Planet Labs Inc., kendaraan dan pesawat yang ditinggalkan dan cacat terlihat di bandara internasional Kabul setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan, Selasa (31/8/2021). Taliban kini memegang kendali penuh atas Bandara Kabul. (Planet Labs Inc. via AP)

Sebelumnya, duta besar Qatar untuk Afghanistan mengatakan tim teknis dapat membuka kembali bandara Kabul untuk menerima bantuan, menurut saluran berita Al Jazeera Qatar.

Landasan pacu bandara juga telah diperbaiki dengan kerja sama otoritas di Afghanistan, kata duta besar Qatar, menurut Al Jazeera.

Bandara Kabul telah ditutup sejak berakhirnya pengangkutan udara besar-besaran yang dipimpin AS terhadap warganya, warga negara Barat lainnya, dan warga Afghanistan yang membantu negara-negara Barat.

Berakhirnya evakuasi puluhan ribu orang itu menandai penarikan pasukan AS terakhir dari Afghanistan setelah 20 tahun perang di negara itu.

Ribuan orang yang ingin meninggalkan Afghanistan, takut akan kehidupan di bawah pemerintahan Taliban, tertinggal ketika operasi evakuasi berakhir pada akhir Agustus 2021.

Namun Taliban, telah menjanjikan perjalanan yang aman bagi mereka yang ingin meninggalkan Afghanistan.

Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah COVID-19

Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah COVID-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah COVID-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel