Bandara Kualanamu Medan Beroperasi Maret 2013

Laporan Wartawan Tribun Medan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kementerian Perhubungan dan manajemen Angkasa Pura II optimistis Bandara Kualanamu bakal beroperasi penuh Maret 2013, meski akses jalan masih terkendala pembebasan lahan.

"Kita targetkan Maret 2013 sudah full operation," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko di hadapan Wakil Presiden Boediono, Jumat (13/4/2012).

Boediono yang hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh, dan Menteri Perhubungan EE Mangindaan, setelah sebelumnya mengunjungi Aceh.

Optimisme Sunoko didasari laporan pembangunan bandara yang belum memiliki nama definitif ini telah mencapai 81,33 persen. Ini lebih tinggi dari target yang dipancang, yaitu 81,12 persen.

Ia menjelaskan, sebelumnya akan ada operasi bayangan selama dua bulan yang fungsinya untuk menguji integrasi sistem di bandara bekas kebun kelapa sawit itu.

Sunoko bangga pada luas area bandara ini yang mencapai 1.325 hektare dan membandingkannya dengan luas Bandara Polonia yang 144 hektare.

Jalur lepas landasnya juga lebih panjang dan lebar yaitu 3,37 km X 50 meter.

Apronnya, kata Sunoko, seluas 200.000 m persegi dan mampu menampung 33 pesawat. "Area parkir 50.000 m persegi dan bisa menampung 407 taksi, 55 bus, 900 mobil.

Kapasitas penumpang Bandara Kualanamu, juga dikatakan Sunoko, tujuh kali lipat kapasitas Bandara Polonia yang tahun ini telah over kapasitas dan menampung 6,15 juta penumpang per tahun.

Boediono tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang, sekitar pukul 12.15 menggunakan tiga helikopter kepresidenan dari Lanud Medan.

Saat sesi diskusi, Boediono menyatakan rasa bangganya terhadap Bandara Kualanamu.

"Kalau saya jadi warga Sumatera Utara, saya akan bangga dengan ini. Saya kira ini sangat modern dan efisien," katanya disambut tepuk tangan undangan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.