Bandara Lombok raih predikat Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2020

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

Bandara Lombok di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih predikat "Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2020" dari Kementerian Kesehatan.

General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati mengatakan penghargaan ini diberikan dalam ajang "Pemberian Penghargaan Bidang Kesehatan Lingkungan Tahun 2020" yang digelar secara daring, Selasa.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi Kementerian Kesehatan atas dukungan dan komitmen pelabuhan dan bandar udara dalam mewujudkan lingkungan sehat yang memenuhi kriteria sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat," ujarnya dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram.

Baca juga: AP I dukung perluasan investasi di bandara

Ia menyampaikan penghargaan ini sudah digelar sebanyak empat kali sejak 2013 sebagai agenda rutin dua tahun sekali. Pada tahun 2020 ini, dari 12 bandara yang mengikuti verifikasi penilaian untuk mendapatkan penghargaan, terpilih 7 bandara yang mendapat predikat "Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2020".

"Ketujuh bandara tersebut, yakni Bandara Lombok (NTB), Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (Jawa Tengah), Bandar Udara SAMS Sepinggan Balikpapan (Kalimantan Timur), Bandara Raja Haji Fisabililah Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bandara Soekarno-Hatta (Banten), Bandara Sultan Thaha (Jambi), dan Bandara Kalimarau Berau (Kalimantan Timur)," terang Jati.

Baca juga: Bandara Kualanamu sudah layani semua rute domestik di tengah COVID-19

Jati menyatakan penilaian untuk penghargaan ini melibatkan lintas sektor sebagai bagian dari tim penilai, terdiri dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Proses verifikasi dan penilaian dilakukan melalui presentasi secara virtual dan didukung dengan dokumentasi video sebagai pengganti verifikasi lapangan yang tidak bisa dilakukan karena kondisi masa pandemi seperti saat ini.

"Terima kasih kepada seluruh personel Bandara Lombok serta seluruh pihak dan stakeholder terkait yang telah mendukung seluruh upaya dan komitmen kami dalam menciptakan lingkungan bandar udara yang sehat, aman, nyaman, dan bersih. Kami berharap apresiasi ini bisa menjadi pendorong dan motivasi untuk terus meningkatkan kebersihan dan kesehatan di lingkungan bandar udara," katanya.