Bandara Ngurah Rai tambah fasilitas rapid test antigen

Satyagraha
·Bacaan 2 menit

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menambah fasilitas layanan tes cepat atau rapid test antigen COVID-19 di area bandara.

"Kami tambahkan satu fasilitas lagi untuk mengakomodasi tingginya permintaan dari calon penumpang serta masyarakat umum yang menginginkan layanan yang mudah dijangkau,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado di Mangupura, Selasa.

Sebelumnya, pihaknya telah mengoperasikan layanan rapid tes antibodi dan rapid test antigen yang berlokasi di area publik Terminal Domestik. Sedangkan fasilitas layanan rapid test antigen yang baru berlokasi di Gedung Wisti Sabha yang berada di dekat Terminal Keberangkatan Domestik.

Menurut dia, penambahan layanan rapid test antigen, dari satu fasilitas menjadi dua fasilitas, dinilai sangat perlu untuk menjawab tingginya jumlah warga yang membutuhkan rapid test antigen sebagai syarat melakukan perjalanan.

"Layanan rapid test antigen tambahan ini kami tempatkan di Gedung Wisti Sabha lama di area terminal keberangkatan domestik. Jadi akan menampung calon pengguna jasa lebih banyak," katanya.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali raih sertifikat inisiasi koridor sehat

Dalam pengoperasian layanan yang baru itu, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) bekerja sama dengan Farmalab, yang mengoperasikan layanan ini setiap hari, termasuk hari Minggu dan hari libur, dari pukul 08.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA.

"Bagi calon penumpang dan masyarakat secara umum yang hendak melakukan rapid tes antigen tambahan ini, tarifnya sebesar Rp170 ribu untuk sekali tes. Hasil tesnya akan langsung diketahui dalam rentang waktu kurang lebih 60 menit setelah pengambilan sampel tes," kata Herry A.Y. Sikado.

Ia menambahkan, calon penumpang dan masyarakat umum yang hendak melakukan rapid test antigen, harus melakukan pendaftaran secara daring dan melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri serta melakukan reservasi.

"Kami harap dengan penambahan fasilitas ini, calon penumpang dan masyarakat umum dapat dimudahkan dalam melengkapi syarat penerbangan,” ujarnya.

Baca juga: Bandara Bali perketat protokol kesehatan selama libur Natal-Tahun Baru

Baca juga: Jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai terus naik, November tertinggi


#satgascovid19
#ingatpesanibu
#jagajarak
#pakaimasker