Bandara Sam Ratulangi Manado mulai terapkan "social distancing"

Kelik Dewanto

PT Angkasa Pura I (Persero), pengelola Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, mulai menerapkan konsep jaga jarak sosial (social distancing) di sejumlah area guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Kami mulai menerapkan social distancing di area bandara, untuk mengantisipasi terjadi kontak langsung," kata General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai di Manado, Minggu.

Baca juga: Lanud Sam Ratulangi lakukan penyemprotan disinfektan cegah COVID-19

Menurut dia, pemberlakuan tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo dan ditindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Angkasa Pura I Nomor: ED. 15 /KP.10.43.2020/DU tentang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19).

Salah satu penerapan yang diberlakukan pihak pengelola yaitu mengatur jarak setiap orang di bandara, yakni satu meter untuk mencegah terjadinya kontak langsung.

Dia menjelaskan, pemberlakuan tersebut khusus di loket pelayanan atau di tempat yang sering terjadi penumpukan orang.

"Kami menempelkan stiker jarak satu meter di antrian check in counter, antrean pemeriksaan boarding pass, antrean security check point, dan antrean boarding di setiap gate," jelasnya.

Selain itu, jarak duduk antarorang di area boarding lounge juga ditempelkan stiker sebagai tanda untuk mengosongkan salah satu kursi.

"Dengan adanya tanda stiker ini, dapat meningkatkan kesadaran para pengguna jasa untuk mengantre saat menggunakan fasilitas publik di bandara, sehingga meminimalisir potensi penyebaran virus," ujar Minggus.

Dia menambahkan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada para pengguna jasa di bandara, untuk tetap menjaga jarak aman di antara mereka.

Baca juga: Bandara Sam Ratulangi dikembangkan, demi pariwisata Likupang