Bandara Semarang layani 75 ribu penumpang mudik-balik Lebaran 2022

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Kota Semarang, Jawa Tengah, melayani total 75.080 orang penumpang di terminal kedatangan dan keberangkatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022.


"Rincian jumlah penumpang datang sebanyak 43.756 orang dan penumpang berangkat sebanyak 31.324 orang sejak 25 April 2022 sampai dengan 8 Mei 2022," kata Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Heri Trisno Wibowo di Semarang, Selasa.


Arus mudik dengan jumlah penumpang tertinggi terjadi pada 29 April 2022 dengan total pergerakan jumlah penumpang sebanyak 6.472 orang, sedangkan arus balik jumlah penumpang tertinggi terjadi pada 7 Mei 2022 sebanyak 6.775 orang, baik datang maupun berangkat.

Baca juga: Bandara YIA melayani 131.276 penumpang selama angkutan udara Lebaran


Ia menjelaskan sebagai bentuk kesiapan dan antisipasi kenaikan jumlah penumpang pada Lebaran tahun ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang juga telah membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2022 selama 16 hari (H-7 dan H+7) yang sudah dimulai pada 25 April 2022 sampai dengan 10 Mei 2022.


Selain itu, manajemen Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang juga melakukan penyesuaian jam operasional bandara menjadi pukul 07.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB.


"Kami juga telah menyetujui 'extra flight' enam rute penerbangan yang diajukan maskapai, dengan rute Semarang-Banjarmasin PP, Semarang-Balikpapan PP, dan Semarang-Jakarta PP selama 1 bulan, mulai 20 April 2022 hingga 20 Mei 2022," ujarnya.

Baca juga: Bandara Syamsudin Noor layani 115.157 penumpang arus balik hingga H+6


Bandara internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang juga menyediakan lima unit "self-check in" untuk lebih memudahkan proses "check in" para penumpang tanpa bagasi sehingga mengurangi antrean di konter," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel