Bandel Main Judi Terus, Istri di Dairi Dibunuh Suami

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang istri inisial SIS di Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tewas dibunuh oleh suaminya sendiri yakni MKK, Sabtu (16/7) kemarin.

Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman, mengatakan pembunuhan itu berawal saat tersangka melihat istrinya sedang bermain judi kartu di warung di Desa Rante Besi.

"Tersangka berangkat dari rumahnya menuju pasar malam yang berjarak 500 meter dari kediamannya. Setibanya di lokasi, tersangka melihat istrinya sedang bermain judi kartu di warung di samping pasar malam," katanya, Senin (18/7).

Selanjutnya, tersangka memerintahkan anaknya untuk menyuruh ibunya pulang. Saat itu, korban pun langsung pulang menuju rumah mereka. Namun, beberapa jam kemudian korban kembali ke lokasi warung di samping pasar malam.

"Melihat hal tersebut, tersangka emosi dikarenakan istrinya kembali bergabung duduk-duduk bersama beberapa laki-laki di warung," ungkap Wahyudi.

Kemudian, tersangka berniat untuk menghabisi nyawa korban dengan mengambil satu buah pahat yang disimpannya di dalam saku jaket. Lalu, tersangka kembali menuju warung tersebut. Saat itu tersangka melihat korban sedang asyik mengobrol dengan rekannya di warung tersebut.

"Selanjutnya tersangka pura-pura duduk dan memesan teh kepada pemilik warung. Sebelum pesanan tersebut datang, tersangka menghampiri korban dan langsung membunuh istrinya. Setelah itu tersangka langsung pergi meninggalkan warung. Warga di dalam warung tidak berani menangkap tersangka," jelas Wahyudi.

Atas kejadian pembunuhan itu, polisi langsung memburu tersangka. Pada Minggu (17/7) tersangka akhirnya ditangkap saat sedang bersembunyi di sebuah gubuk.

"Tersangka bersembunyi di gubuk yang berjarak kurang lebih 4 kilometer dari lokasi tempat terjadinya pembunuhan. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Dairi untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," pungkas Wahyudi. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel