Banding Ditolak, Eks AC Milan Tetap Divonis Bui 9 Tahun Kasus Gangbang

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan penyerang Real Madrid dan AC Milan, Robinho tetap divonis sembilan tahun penjara. Ini setelah banding mantan pemain asal Brasil tersebut ditolak oleh Pengadilan Banding Kota Milan.

Robinho yang kini berusia 37 tahun ini dijatuhi hukuman pada bulan Desember 2020 lalu karena kasus pemerkosaan berkelompok yang terjadi di Italia pada tahun 2013, di mana ia sudah dinyatakan bersalah pada tahun 2017.

Pengadilan memutuskan bahwa Robinho telah "mempermalukan secara brutal" korban yang sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-23 pada malam kejadian di sebuah tempat terkenal di Milan, seperti dilansir La Repubblica.

Sekarang, Robinho memiliki waktu 45 hari untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung Kasasi, pengadilan banding tertinggi, atau pengadilan terakhir di Italia. Robinho divonis bersama-sama dengan temannya, Ricardo Falco.

Seperti diberitakan sebelumnya, Robinho telah dituntut sembilan tahun penjara oleh pengadilan di Italia. Total ada enam terdakwa dalam kasus tersebut

Robinho dan salah satu temannya Ricardo Falco, bersama empat orang lainnya diduga ramai-ramai memperkosa seorang wanita 22 tahun asal Albania di klub malam tersebut

Kejadian sadis itu terjadi saat Robinho masih menjadi pemain AC Milan. Tepatnya pada 22 Januari 2013 di sebuah klub malam di Milan, Italia.

Dalam persidangan sejumlah bukti ditemukan, salah satunya adalah pesan di sebuah telepon genggam Robinho yang telah disadap Polisi.

Dalam satu pesan kepada seorang teman, Robinho merujuk pada kejadian pemerkosaan itu. "Saya tertawa karena saya tidak peduli, wanita itu benar-benar mabuk, dia tidak tahu apa yang terjadi," kata Robinho, dikutip Globo Esporte.

Dalam obrolan lain, Robinho, bersikeras bahwa dia tidak berhubungan seks dengan korban, namun, temannya meyakini Robinho melakukan perbuatan bejat itu.

"Saya melihat Anda ketika Anda memasukkan penis Anda ke dalam mulutnya," jawab temannya, yang ditanggapi oleh Robinho: "Itu tidak berarti berhubungan seks."

Robinho sejauh ini belum memberikan komentar. Pemain 36 tersebut juga belum akan menjalani hukuman penjara karena masih memiliki tiga kesempatan banding.

"Hukuman ini merupakan contoh perlindungan untuk wanita dan menunjukkan sistem pengadilan bekerja, ketika dibutuhkan," ujar Jacopo Gnocchi, pengacara korban.

Di sisi lain, ini bukanlah kasus pemerkosaan pertama yang menyeret Robinho. Sebelumnya pada 2009 ketika memperkuat Manchester City, Robinho sempat dituduh melakukan pemerkosaan di klub malam di Leeds.

Namun, Robinho akhirnya dibebaskan setelah membayar uang jaminan dan membantah tuduhan tersebut.

Oktober lalu, Robinho sempat dikontrak oleh klub Brasil, Santos. Namun, kontrak ini segera diputus secara sepihak oleh Santos setelah adanya tekanan terkait kasus perkosaan ini.