Bandung Bersiap Belajar Tatap Muka, Ratusan Guru Divaksin

Raden Jihad Akbar, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak 500 guru dari tingkat PAUD hingga SMA atau sederajat divaksinasi massal vaksin COVID-19 dalam mempercepat persiapan belajar tatap muka Juli 2021 di Buah Batu Kota Bandung. Vaksinasi ini, bagian dari 1.700 tenaga pendidik yang menjadi prioritas di Kecamatan itu.

Ketua Bidang Kesehatan Yayasan Pendidikan dan Sosial Zakaria Education Center, dr Yani Triyani menjelaskan, vaksinasi kepada guru kedua kalinya untuk mempersiapkan teknis belajar tatap muka.

"500 guru, ini dari tingkat Paud sampai SMA. Rencana tuntas hari ini. Ini yang terakhir massal," ujar Yani disela vaksinasi di Hall Zakaria Education Center Buah Batu Kota Bandung, Sabtu 24 April 2021.

Baca juga: Airlangga Genjot Pengembangan Talenta Digital untuk Pemulihan Ekonomi

Yani menerangkan, vaksinasi tenaga pendidik menjadi syarat utama pelaksanaan belajar tatap mula diperbolehkan. "Ini salah satu persyaratan tatap muka adalah guru - guru harus divaksin 100 persen. Sekarang mempersiapkan tenaga SDM," katanya.

Yani menuturkan, belajar tatap muka di wilayahnya akan berlangsung dengan skema 1:3 yaitu bilamana dalam satu kelas terdapat 30 murid, maka pembelajaran diberlakukan dengan 10 murid untuk jam pagi, 10 murid pada jam siang, 10 murid pada jam sore.

"Di sini kan full day, rencananya dari full day itu dibagi tiga, pagi siang sore, tapi dikhususkan untuk kelas yang sudah ujung - ujung, kelas 6, kelas 9, kelas 12," katanya.

Meski demikian menurutnya, arahan teknis belajar tatap muka masih menunggu dari Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk menyesuaikan peta sebaran COVID-19. "Kalau di sini belajar tatap muka itu bertahap, tidak langsung satu kelas itu keseluruhan. Ke depan sesuai arahan dari dinas pendidikan bagaimana," terangnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Bandung akan melakukan vaksinasi sekitar 50 persen dari 36 ribu tenaga pendidik dengan target seluruh tenaga pendidik tervaksin COVID-19 pada Mei mendatang.

"Dari 36 ribu target, sepertinya sudah 50 persen. Kemarin saja di Yayasan Dana Sosial Priangan capai 4 ribu," ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.