Bandung Zona Merah, Wali Kota Minta Masyarakat Patuhi Pesan Ibu

Agus Rahmat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung yang juga Wali Kota, Oded M. Danial, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu menyusul situasi terkini di Kota Bandung kembali memasuki level kewaspadaan zona merah.

Oded meminta masyarakat untuk melek, memantau perkembangan COVID-19. Pasalnya, menurut Oded, kunci utama keberhasilan penanganan virus Corona tetap memerlukan partisipasi masyarakat.

"Saat ini Kota Bandung sudah memasuki zona merah. Saya mengimbau warga untuk lebih waspada. Jangan anggap sepele karena COVID-19 masih ada di tengah-tengah kita," ujar Oded dalam keterangan persnya, Kamis 3 Desember 2020.

Baca juga: Bupati Bantaeng Positif COVID-19

Oleh karenanya, Oded menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk lebih memerhatikan prioritasnya dalam beraktivitas. Warga Kota Bandung diimbau tidak keluar kota jika tidak urgent atau penting.

"Kalau tidak urgent atau tidak penting sekali lebih baik untuk menahan diri. Sehingga bisa mengurangi interaksi," jelasnya.

Oded juga berharap, warga dari luar kota tidak datang ke Kota Bandung jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak. Sebaiknya bisa mempertimbangkan urgensi keperluannya untuk datang ke Kota Bandung.

"Buat yang datang dari luar Kota Bandung juga diharapkan mempertimbangkannya matang-matang. Kalau memang tidak terlalu penting, jangan memaksakan diri," katanya.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun. (ren)

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak