Bangga, Dosen Indonesia Rio Wicaksono Dianugerahi Gelar The Order of The Rising Sun oleh Jepang

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Dosen Indonesia, Rino Wicaksono, dianugerahi gelar The Order of The Rising Sun, Gold and and Silver Rays dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Gelar ini diberikan atas kontribusinya yang besar dalam hal memperkuat hubungan pemuda Jepang-Indonesia.

Rino Wicaksono sendiri merupakan mantan Presiden Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP) International Indonesia Alumni Association. Kini, dia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina SSEAYP International Indonesia.

TERKAIT: Ampuh Menghilangkan Noda Kuning pada Gigi, Konsumsi 6 Makanan Sehat Ini

TERKAIT: 5 Cara agar Tidak Menjadi Perempuan Lemah sebab Dirimu Berharga

TERKAIT: Melahirkan Anak Pertama, Begini Arti Nama Unik Anak Ali Syakieb dan Margin Wieheerm

“Kiprah Bapak Rino Wicaksono sebagai Presiden SSEAYP International Indonesia Alumni Association telah memberikan kontribusi bagi promosi pertukaran pemuda antara Jepang dan Indonesia,” jelas Kedubes Jepang, Rabu (3/11/2021) dilansir

Bila melihat profilnya di LinkedIn, Rino juga berkarier sebagai dosen dan peneliti. Situs SSEAYP menyebut jabatannya sebagai Wakil Rektor di Institusi Teknologi Nasional. Selain itu, Rino juga pernah aktif di sejumlah instansi pemerintah, serta pakar di bidang development acceleration.

Perkuat Kerjasama Pendidikan

Dosen Indonesia Rio Wicaksono raih gelar The Order of The Rising Sun dari Jepang. (pexels/=startuo stock photos).
Dosen Indonesia Rio Wicaksono raih gelar The Order of The Rising Sun dari Jepang. (pexels/=startuo stock photos).

Sebelumnya dilaporkan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Duta Besar (Dubes) Jepang HE Kanasugi Kenji mempererat kembali kerja sama berbagai bidang, khususnya pendidikan dan perdagangan.

Khofifah mengungkapkan, salah satu kerjasamanya adalah dalam bentuk beasiswa apa saja yang bisa menaikkan keterampilan atau skill berupa vocational training dan pertukaran pelajar. Hal itu dinilai penting, untuk meningkatkan kualitas keterampilan dan SDM sekaligus Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim.

“Kami berharap ada penguatan kerjasama di bidang pendidikan, baik berupa beasiswa, vocational training, maupun pertukaran pelajar. Beasiswa apa saja yang bisa menaikkan keterampilan kami harap bisa dilakukan," ujarnya, Selasa (26/10).

Selain itu, Khofifah melanjutkan, ada student exchange pada 2019. Pihaknya harapkan pada 2022 pertukaran pelajaran dapat dilakukan kembali antara Jatim-Jepang.

"Semoga pandemi covid-19 segera berakhir sehingga program kerja sama dapat dilanjutkan,” ujar Khofifah.

Khofifah menyampaikan, perkuatan kerjasama bidang pendidikan juga bisa dilakukan dalam sektor kesehatan yang bersifat aplikatif dengan rumah sakit (RS) di Jatim. Salah satunya bekerjasama dengan RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel